Jadi Saksi Parpol, Malah Curi Ponsel

0
curi-ponsel-bawaslu
BARANG BUKTI: Kapolres Boyolali, AKBP Kusumo Wahyu Bintoro menunjukkan barang bukti ponsel yang dicuri tersangka MF. (suaramerdekasolo.com/oko Murdowo)

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Dipercaya salah satu parpol sebagai saksi, namun MF (29) warga Dukuh Dampit, Desa Sudimoro, Kecamatan Teras justru bertindak tercela. Dia mencuri ponsel milik pegawai Bawaslu Boyolali.

“Tersangka kini ditahan untuk pengusutan lebih lanjut,” ujar Kapolres Boyolali, AKBP Kusumo Wahyu Bintoro, Rabu (29/5) malam.

Dijelaskan, aksi pencurian terjadi saat sidang pleno penghitungan suara pemilu yang digelar KPU Boyolali di Semar Resto, Kamis (2/5). Saat itu, tersangka yang mendapat mandat sebagai saksi dari sebuah parpol pun turut hadir mengikuti jalannya sidang pleno.

Baca : Sekolah di Klaten Jaga Ketat Komputer UNBK

Baca : Kaca Dilempar Batu, Empat Gigi Sopir Bus Eka, Copot

Saat itulah, tersangka kemudian mengambil sebuah ponsel milik Ika Listiyanto, pegawai Bawaslu setempat. Ponsel ditaruh di meja karena Ika ke kamar mandi untuk mencuci tangannya. Saat korban kembali, dia kaget karena ponsel miliknya telah raib.

Dia berusaha mencari ponsel tersebut, namun tak ditemukan. Beberapa orang yang berada di sana pun sempat ditanya, namun tidak ada yang tahu. Hingga kemudian, korban melaporkan kejadian itu ke polisi. Begitu menerima laporan, polisi bergegas bergerak melakukan penyelidikan. Hingga kemudian diperoleh informasi bahwa pelakunya adalah MF. Polisi pun langsung menangkap pelaku di kediamannya.

“Tersangka dijerat pasal 364 KUHP tentang Pencurian Ringan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 bulan atau denda maksimal Rp 250.”

Kepada wartawan, tersangka MF mengakui perbuatanya. Dia mengaku terdesak kebutuhan ekonomi hingga tega mencuri ponsel tersebut. Ponsel kemudian dijual dan uangnya digunakan untuk membayar angsuran sepeda motor. (Joko Murdowo)

Tinggalkan Pesan