Pengguna Air Naik 20 %, PDAM Karanganyar Janji Pasokan Lancar

0
ilustrasi-PDAM-sragen
FOTO ILUSTRASI

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Konsumen pengguna air akan naik pada musim lebaran ini, prediksinya sekitar 20 perseb, Dirut PDAM Tirta Lawu Prihanto mengaku tidak khawatir pasokan air akan mengecil, termasuk karena ini sudah masuk musim kemarau.

“Saya sudah mengantisipasi semuanya. Kenaikannya hamir sama dengan tahun kemarin, dan kami sudah siap. PDAM tidak akan mengecil pasokannya, bahkan sampai mati. Kalau biasanya pelanggan pabrikan saat menggunakan air pasokan mengecil, maka sekarang pabrik tutup karena lebaran,’’ katanya.

Beberapa sumber air juga dimaksimalkan pasokannya. Misalnya Semiri danTasikmadu serta Kebakkramat yang memang masih over capacity masih aman dimaksimalkan. Sumber tersebut dari sumur artesis untuk memasok pipa utama, dan disalurkan ke perkotaan, dan beberapa wilayah di situ.

Sumber gede, sumber watu belah di Pancot, Tawangmangu yang digunakan untuk mengaliri konsumen di Jumantono dan Matesih juga masih bisa diperbesar agar kebutuhan konsumen selama lebaran aman.

Sumber Demping di Jenawi, sumber Nongko gadung serta sumber Telogomulyo untuk wilayah selatan serta pelanggan Jumapolo juga sudah tersedia dan siap dimaksimalkan airnya. Sumur Papahan, Josroyo, dan sumur Dahlia masih memungkinkan untuk mengaliri wilayan Jaten, Palur, Ngringo, dan lainnya.

Selama lebaran yang dimulai H-10 sampai H+3 sumber sebanyak 13 buah serta 7 sumur pompa udi daerah untuk menambah debit air sudah siap. Termasuk dropping air untuk Gondangrejo dan Jumantono yang biasanya kekurangan air. Jika diperlukan, 3 armada truk tangki sudah siap.

Sumber sumur Saraswati di Gaum, Tasikmadu yang biasanya untuk cadangan, sekarang sudah tidak dimanfaatkan lagi karena pelanggan di Tasikmadu sudah terlayani dari sumber Sikempong, dan sumber Semiri.

‘’Doanya tidak ada kebocoran fatal, sehingga mengganggu pasokan air. Sebab musuh kami hanya kebocoran. Dan kami terus mengadakan patroli bergiliran untuk mengecek saluran air. Sehingga dengan cepat, asal tidak parah segera ditemukan dan diperbaiki saat itu.

Selama cuti, pembayaran air pelanggan dilayani dengan online, dari kartu debet BNI, Bukalapak, Tokopedia. Link Aja, dan sejumlah layanan SOPP. Memang konter semua tutup karena petugasnya juga cuiti.Namun layanan onlinr jalan biasa.

Sementara itu rencana teken perjanjian kerjasama dengan Perhutani untuk sumber di hutan Tawangmangu, saat ini sudah rampung, tinggal membangun jaringan pipa untuk mengambil air. Ada 3 sumber besar dengan kekuatan 200 liter perdetik sangat potensial untuk sumber air baku.

Rencananya 2021 semua jaringan selesai, dan perlahan sumur penguat untuk pasokan air akan dihentikan. Dan diganti pasokan air langsung dari sumber di Tawangmangu tersebut. Sebelumnya air baku dari Waduk Gondang untuk wilayah Kerjo dipastikan selesai tahun depan, dan sumber Wasusokas selesai juga tahun depan. Hanya saja debit air dari anak Bengawan Solo itu hanya 50 liter perdetik saja.(joko dh)

Tinggalkan Pesan