Pembalap Solo Bakal Adu Kebut ke Semarang

0
5
pembalap-solo5
LATIHAN: Pembalap putri Solo Annisa Destein Cindy Qiawati memacu sepedanya dalam latihan tanjakan, beberapa waktu lalu. Dia bersiap mengikuti Tugu Muda Cup di Semarang. (suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

* Balap Sepeda Tugu Muda Cup

SOLO,suaramerdekasolo.com – Empat pembalap sepeda Solo bakal beradu kebut ke Semarang, usai lebaran ini. Mereka adalah Andriyan ‘’Dayat’’ Hidayat, Shindu Ardiyanto, Saputro Reno Wijayanto dan satu-satunya atlet cewek, Annisa Destein Cindy Qiawati.

‘’Empat pembalap muda tersebut sekarang bersiap-siap untuk bersaing di kejuaraan Tugu Muda Cup di Semarang, 23 Juni nanti,’’ kata pelatih Pengkot Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Solo Agus Sadiyanto, Senin (10/6).

Selepas libur lebaran beberapa hari, mereka kemudian berlatih lagi untuk mempersiapkan diri secara maksimal sebelum bertarung dalam ajang kriterium di Kota Lumpia tersebut. Upaya menjaga kondisi fisik selama bulan Ramadan membuat para atlet muda itu lebih mudah memulihkan kemampuan dirinya masing-masing.

Baca : Pembalap Solo Disiapkan Hadapi Pra-PON

Baca : Pembalap PPLOP Jateng Kusai XC

‘’Tiga hari terakhir, Shindu berlatih bersama Dayat di jalur-jalur jalan raya. Sebelumnya, Shindu lebih intensif latihan di jalur offroad kawasan Solo Technopark Pedaringan, karena dia juga bersiap untuk masuk tim Jateng di nomor cross country,’’ ungkap Agus.

Di Kelas Senior

Sementara itu Cindy sering berlatih bersama pembalap senior Solo Endra Wijaya, selama Ramadan. Pembalap pelajar SMAN 7 Surakarta yang menjuarai nomor individual time trial (ITT) dan cross country pada selekda tim balap sepeda Jateng itu juga bersiap secara maksimal. Tak hanya untuk menghadapi Piala Tugu Muda, namun juga untuk memperkuat tim Jateng dalam Pra-PON 2020.

Baca :  Voli Duduk Mulai Benahi Performa

‘’Cindy sebenarnya berpeluang besar untuk merebut juara. Namun pada Tugu Muda Cup nanti, tidak ada kelas khusus yunior putri, sehingga dia bertarung menghadapi para pembalap seniornya. Kalau di Pra-PON kan ada pembatasan usia maksimal,’’ jelas Agus.

Baca : Pembalap PPLOP Jateng Saling Bersaing

Kendati demikian, dia meminta ke empat pembalap Kota Bengawan tersebut mengeluarkan kemampuan maksimal dalam lomba. Sebab, perburuan gelar juara atau menembus tiga besar merupakan sebuah prestasi juga dalam ajang adu kebut itu.(Setyo Wiyono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here