Bupati Minta RT/RW Data Pendatang, Utamanya Warga Ndekos

0
14
pendataan-warga-sukoharjo

SUKOHARJO,suaramerdekasolo.com – Seluruh pengurus RT/RW di Kabupaten Sukoharjo diminta aktif melakukan pengawasan kegiatan di lingkungan. Hl itu harus dilakukan seiring penggrebekan rumah kontrakan terdiga teroris di kawasan Ngruki, Cemani.

Pengurus RT/RW wajib menolak warga pendatang yang tidak mau melaporkan diri beserta identitasnya. “Pengurus RT/ RW minimal harus mengetahui aktivitas penduduk. Salah satu upayanya dengan pengawasan seperti mendata penduduk, termasuk yang tinggal di kontrakan dan indekos,” tegas bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya.

Baca : Melihat Eksotisme Alam dari Gunung Sepikul

Bupati juga meminta pengurus RT/RE menData ulang warga, terutama yang indekos dan ngontrak rumah. Pendataan penduduk dilakukan bukan karena mencurigai siapa penghuni rumah tersebut. Namun sebagai langkah mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban.
Dengan demikian keterlibatan RT/RW mengawasi wilayahnya dinilai sangat penting.
“RT/RW atau warga pun harus aktif ketika ada kegiatan yang mencurigakan di lingkungannya langsung melaporkan ke desa atau kelurahan,” katanya.

Baca : 64.495 Wisatawan Kunjungi Waduk Gajahmungkur

Menurutnya diperlukan peran serta masyarakat dalam mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban. Wardoyo juga telah menerjunkan petugas perlindungan masyarakat (linmas) untuk memantau dan mengawasi kegiatan ke wilayahannya.

Bupati menilai perlunya segera pendataan ulang penduduk oleh RT/RW. Kalau ada warga yang tidak mau melaporkan diri terutama mereka yang ngontrak, ketua RT berhak menolak saja.(Heru Susilo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here