Dikunjungi Puluhan Ribu Orang, Bakdan Ing Balekambang Ditutup Performa Didi Kempot

0
28
bakdan-ing-balaikamabang-2019
HIBUR PENGGEMAR : Penyanyi Campur Sari Didi Kempot menghibur para penggemarnya dalam panggung terbuka penutupan Bakdan Ing Balekambang, Minggu (9/6).(suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)

LAGU Banyu Langit yang dilantunkan penyanyi campursari Didi Kempot yang diiringi koor massal penggemarnya menggema di kompleks Taman Balekambang Solo, Minggu (9/6) malam. Lagu yang dipopulerkan penyanyi asli Kota Bengawan yang dirilis dalam Album Kasmaran, 2016 itu menghipnotis ribuan penggemar lagu-lagu campursari yang spesial datang ke taman terbuka terbesar di Kota Solo.
Penampilan ciamik pria yang populer dengan lagu-lagu Stasiun Balapan dengan melantunkan lagu-lagu andalannya itu sekaligus sebagai pertanda berakhirnya pelaksanaan Gebyar Bakdan Ing Balekambang selama empat hari mulai dari Selasa-Miggu (4/9/6).
Panitia acara sengaja menyiapkan panggung hiburan di akhir Gebyar Bakdan Ing Balekambang untuk menggaet jumlah pengunjung sebanyak-banyak. Pada hari terakhir agenda tahunan Objek Wisata Taman Balekambang, panita benar-benar mengoptimalkan waktu yang tersedia untuk menarik minat warga Subosukawonosraten, terutama pemudik untuk datang.

Baca : Tiket Palsu Ditemukan Saat Arus Balik Gratis di Terminal Tirtonadi

Baca : Viral di Medsos, Tarif Masuk Rawa Jombor Rp 5.000 Disoal

Itulah mengapa sedari pagi hingga malam hari panitia pelaksana menggelar berbagai acara. Di antaranya bazar UMKM dan kuliner, jalan sehat, etnic dance, Anugerah Putra Putri Balekambang, live music dan penampilan spesial Didi Kempot. Adapun pada kegiatan tiga hari sebelumnya, panita menyiapkan total 30 acara, dan yang terbilang keren di antaranya tabuh bedug, festival hadrah, festival topeng, festival sarung, dan jalan sehat. Jika pada hari pertama kegiatan digelar mulai pukul 13.00-21, pada tiga ari berikutnya kegiatan dimulai pukul 08.00-17.00, dan hanya hari terakhir selesai hingga pukul 22.00 malam.
Baik pihak pengelola Taman Balekambang maupun pelaksana kegiatan menggratiskan Gebyar Bakdan Ing Balekambang ini seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Taman Balekambang merupakan ikon Kota Solo yang juga merupakan kota tujuan pemudik sehingga Pemerintah Kota Solo sangat ingin memberikan hiburan yang menarik. Bahkan, tahun ini pengunjung dibebaskan dari biaya masuk. Pengunjung hanya membayar biaya parkir saja,” ujarnya tutur pelaksana event tahunan, Sugian Noor yang ditemui wartawan saat pembukaan agenda wisata Solo ini.

Baca : 10.350 Pemudik Diberangkatkan ke DKI Jakarta

Sugian menyampaikan, target jumlah kunjungan Gebyar Bakdan Ing Balekambang mencapai puluhan ribu orang memang membuat panita bekerja ekstra-keras seperti menyajikan tampilan dan suasana berlibur murah meriah, merakyat dan digemari pengunjung. Sehingga dari run down tercatat adanya pertunjukan dan kegiatan edukasi, bazar, jalan sehat, dan panggung hiburan.
“Ya intinya para orang tua, anak-anak yang kebetulan mudik bisa berlibur dan memperoleh pendidikan bagi anak-anaknya di Taman Balekambang ini,” paparnya.

Halaman: 1 | 2

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here