Pimpinan Ponpes Al Mukmin Ngruki Imbau Warga Jaga Situasi Tetap Kondusif Menunggu Putusan MK

0
32
jaga-solo-kondusif
FOTO ILUSTRASI

SUKOHARJO, suaramerdekasolo.comSituasi aman, nyaman dan kondusif selama ini di Kota Solo dan sekitarnya diinginkan berbagai pihak. Sejumlah tokoh angkat bicara guna menjaga keutuhan NKRI meski ada disidang sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).

Akhir-akhir ini, negara tengah dihadapkan dengan isu-isu politik menanti keputusan MK terkait sengketa Pilpres 2019.  Kerusuhan pun terjadi di beberapa daerah di Jakarta pada 21-22 Mei 2019 lalu. Seperti halnya yang terjadi di depan Kantor Bawaslu, kawasan Tanah Abang, dan lainnya. Kerusuhan tersebut bahkan menyebabkan sejumlah pendemo tewas.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Ustad KH Wahyudin adalah salah satu pemuka agama yang berharap kedamaian lebih diidamkan dari pada kerusuhan.

Baca : Pemilu Solo Berlangsung Aman dan Kondusif

Baca : Jamaah MTA Diminta Ikut Wujudkan SItuasi Kondusif Pascapemilu

“Menyikapi situasi Indonesia yang akhir-akhir ini memanas menanti keputusan MK, saya imbau agar kondisi ini tidak dimanfaatkan untuk hal-hal negatif,” tegasnya Rabu (12/6/2019) siang.

Wahyudin menginginkan warga bersatu demi menjaga situasi kondusif untuk keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pimpinan Ponpes Al Mukmin Ngruki itu juga mengajak semua komponen untuk menjaga akhlak Bangsa Indonesia dari simpang siurnya berita alias kabar hoaks yang menyebar tak beraturan.

“Allah sudah memberikan isyarat kepada kita, berikanlah berita gembira kepada mereka hamba-hambaku,” ucapnya.

Baca : Pengamanan Mapolres Karanganyar Ditingkatkan

“Agar senantiasa memperhatikan ucapan dan memilih yang terbaik karena mereka itulah yang dibimbing oleh Allah dan orang-orang yang beruntung.”

Ke depan Ustad Wahyudin berharap tidak terjadinya keretakan di Tanah Air serta tidak ada lagi pertumpahan darah karena pesta dmokrasi.

“Mudah-mudahan segala sesuatunya nanti terus diupayakan dan diselesaikan dengan tidak menonjolkan hal yang sifatnya emosional,” terangnya. (Sri Hartanto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here