Jelang Kejurprov NPCI, Persaingan Salatiga dan Banyumas Bakal Terjadi

0
11
KEJURPROV: Atletik menjadi salah satu cabang yang akan digelar dalam Kejurprov NPCI Jateng 2019 di Stadion Sriwedari Solo, 19-22 Juni mendatang. (Suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono

SOLO,suaramerdekasolo.com – Persaingan panas bakal terjadi antara kontingen Salatiga dan Kebumen di arena atletik pada Kejurprov National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng 2019. Dominasi dua daerah itu pada Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) III/2018 diprediksi tetap berlanjut dalam kejurprov yang rencananya digelar di Solo, 19-22 Juni mendatang.

“Salatiga dan Kebumen memang jadi gudangnya atlet-atlet atletik di Jateng. Kendati demikian, tetap ada beberapa atlet menonjol dari daerah lain seperti Solo, Boyolali dan Banyumas,’’ kata Sekretaris NPCI Jateng Priyano, Kamis (13/6).

Menurut dia, sederet atlet yang berpeluang besar merebut emas bagi Salatiga antara lain Marcelino yang biasa turun di nomor-nomor lempar kelas F13 putra, Suyud Hambali di nomor-nomor lempar kelas +F54 (tuna rungu wicara) dan Ega Rizky Firmanto di lintasan lari sprint kelas +T54. Selain itu Nasrudin di nomor lari pendek T20, Habib Saleh sprint T36 dan Oktafianus Ratu nomor-nomor lempar F20.

Sementara Kebumen diperkuat atlet pelatnas Famini yang biasa turun di nomor-nomor lempar kelas F56. Selain itu, Septiningtyas yang akan bersaing di lintasan lari jarak pendek kelas T20, Bingah Tritih Timur di nomor-nomor lempar F46 dan Masinus Yosa di nomor-nomor lempar kelas F44. Meski demikian, tuan rumah Solo juga memiliki andalan atlet atletik seperti Hoirun Nisa (F44) dan Zalwa D (T20). Beberapa daerah lain juga mempunyai atlet yang bisa diandalkan, seperti Boyolali yang diperkuat atlet pelatnas Karisma Evi Tiarani di nomor sprint T42 dan Wahyu Nur Saputri (T45).

Baca :  Pembalap Solo Disiapkan Hadapi Pra-PON

“Banyumas sekarang juga punya atlet atletik pelatnas, yakni Sapto Yoga (T37) yang dulu ikut Salatiga, sekarang kembali ke Banyumas,’’ tambah Wakil Sekretaris NPCI Jateng, Prayitno.

Pria yang akrab disapa Samson itu menjelaskan, kejurprov yang digelar di Solo itu tidak hanya untuk cabang atletik, tetapi juga angkat berat dan bowling. Persaingan bowling terutama diperebutkan tuan rumah Solo, Sragen dan Karanganyar. Sementara angkat berat jadi persaingan Solo, Sragen, Purwodadi dan Cilacap. “Total atlet yang mendaftarkan hingga saat ini beserta ofisialnya sudah mencapai sekitar 400 orang dari 32 daerah di Jateng. Kemungkinan masih akan bertambah, karena ada beberapa daerah yang akan mendaftar,’’ tutur Samson.(Setyo Wiyono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here