Rp 2,3 Juta Buat Korban Bencana Konawe

8
penggalangan-dana-kammi1
PENGGALANGAN DANA : Aktivis KAMMI Komisariat Al Aqsha IAIN Surakarta menggelar aksi penggalangan dana bagi korban banjir di Konawe, Sulawesi Tenggara di CFD Solo, Minggu (16/6).(suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)

*KAMMI Komisariat Al Aqsha IAIN Surakarta Galang Dana

SOLO,suaramerdekaslo.com – Dana sebesar sebesar Rp 2.373.800 berhasil dikumpulkan para mahasiswa saat melakukan penggalangan dana di ajang perdana Solo Car Free Day (CFD) sejak diliburkan selama Ramadan 2019. Selama dua jam mulai pukul 07.00-09.00 WIB, para mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Al Aqsha IAIN Surakarta ini aktif berkeliling CFD, khususnya di depan MAN 2 Surakarta sambil menyodorkan kardus kepada pengunjung untuk menyisihkan uang bagi sesama.

Anak-anak hingga dewasa yang mengisi akhir pekan dengan berolahraga, bersepeda, atau sekedar berjalan-jalan menikmati aneka kuliner sepanjang jalan di CFD diajak ikut mengurangi beban sesama, yakni korban bencana banjir di Konawe, Sulawesi Tenggara.Dalam kegiatan sosial itu, mahasiswa ini penampilan musik, dan berbagai hiburan.

Baca : Ajarkan Kepedulian melalui Dongeng

Baca : Sang Maestro Sungging Wayang Beber yang Dipaido

Menurut Alvian Choirul, Ketua Umum KAMMI Al Aqsha, dana yang terkumpul akan disalurkan ke Lazis Solo. “KAMMI melalui Bidang Sosial Masyarakat (Sosma) turut berduka atas bencana banjir yang menimpa warga Konawe. Semoga uang yang terkumpul dapat sedikit meringankan beban korban,” katanya.
Alvian menjelaskan, bencana banjir Konawe, Sulawesi menimbulkan kerusakan luara biasa.

Data dari BNPB hingga Senin (10/6/2019) menyebutkan, ada 38 desa, 3 kelurahan, dan 6 kecamatan yang terendam banjir bandang. Tak hanya itu, ada 185 rumah warga hanyut, 1.235 unit rumah terendam banjir dan 5.111 jiwa dari 1.420 kepala keluarga mengungsi akibat banjir di wilayah itu.

“Atas peristiwa itu kami terpanggil dan menggelar penggalang dana di CFD Solo,” katanya.

Baca : Biar Puasa Semangat, Santri TPA Al Fatah Ikuti Berbagai Lomba

Marfuah, pengunjung CFD dari Banjarsari Solo mengapresiasi gerakan mahasiswa ini. Menurutnya, korban bencana banjir butuh perhatian serius, tak hanya pemerintah, seluruh rakyat Indonesia harus turut membantu.
“Saya rasa aksi mahasiswa KAMMI ini bisa dilanjutkan dan ditiru mahasiswa lainnya,” imbuhnya. (Budi Santoso)

8 KOMENTAR

Tinggalkan Pesan