Depresi Berat, Mahasiswi S2 Ini Mengakhiri Hidupnya Dengan Tragis

0
mahasiswa-s2-gantung-diri
EVAKUASI JENAZAH : Aparat kepolisian dibantu relawan mengevakuasi jenazah mahasiswa S2 yang tewas karena gantung diri. (suaramerdekasolo.com/Ari Purnomo)

SOLO,suaramerdekasolo.com –  Mahasiswi S2 salah satu perguruan tinggi negeri di Surakarta, Desti Nurfaliqoh ditemukan tewas gantung diri di kamar kosnya, Senin (17/6) siang. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan polisi tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Korban diduga nekat mengakhiri hidup lantaran depresi. 

Informasi diperoleh menyebutkan, kejadian kali pertama diketahui oleh salah satu rekan korban Sri Rahayu. Siang itu, Sri mencoba menghubungi korban yang diketahui merupakan warga Jalan Arif rahman hakim RT 03 RW 002 Banjar Benua Kayong, Ketapang Kalimantan Barat. 

Tetapi, setelah dihubungi ternyata korban tidak merespon. Kemudian, sekitar pukul 12.15 WIB Sri pun mencoba mendatangi kamar kos korban yang ada di Gendingan, RT 3 RW 15, Jebres, Solo. Saat didatangi, kondisi pintu kamar korban tidak terkunci. 

Baca : Terjun ke Sumur Dua Kali, Perempuan Ini Tewas

Baca :  Nahas, Kernet Tewas Terlindas Ban Bus Mira yang Hendak Parkir

Sri pun mencoba melihat ke dalam kamar. Dan saat itu, Sri sempat kaget mendapati kondisi korban sudah tergantung. Sri pun memberitahu kepada rekan yang lain dan juga warga sekitar. Warga pun melaporkan kejadian ini kepada Polsek setempat. 

“Setelah mendapatkan laporan, kami langsung menerjunkan personel ke lokasi. Kami juga mensterilkan lokasi untuk keperluan pemeriksaan. Tim inafis juga diterjunkan untuk mengetahui kondisi jasad korban,” terang Kapolsek Jebres, Kompol Juliana. 

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Juliana, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Sementara itu, berdasarkan keterangan saksi, bahwa sebelumnya juga tidak ada gelagat aneh pada diri korban. 

Baca : Warga Magetan Tewas Tertimpa Batu Saat Melintasi Jalan Tembus

“Malam sebelum kejadian, korban ini sempat makan bareng temannya dan ngobrol sampai pukul 23.00 WIB. Korban nekat mengakhiri hidup lantaran depresi. Korban merupakan mahasiswa S2 di salah satu universitas negeri di Solo,” ugkapnya. 

Dugaan ini diperkuat dengan hasil pemeriksaan yang menyebutkan bahwa korban saat ini tengah menjalani perawat di salah satu dokter. Untuk keperluan penyelidikan, jasad korban selanjutnya dibawa ke RSUD dr Moewardi, Surakarta. (Ari Purnomo)

Tinggalkan Pesan