Lima Pebola Voli Putri Solo Perkuat Jateng

bola-voli-putri-solo
JANGKAU BOLA: Atlet Solo Ersandrina Devega ‘’Caca’’ Salsabila berusaha menjangkau bola dalam training camp tim voli putri Jateng di Gelanggang Pemuda Bung Karno kompleks Manahan, Senin (17/6).(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Pelatda Tim Pra-PON 2020

SOLO,suaramerdekasolo.com – Lima pebola voli putri Solo memperkuat tim Jateng yang diproyeksikan menghadapi Pra-PON 2020. Mereka adalah quicker Shindy Sasqia Dwi Yuniar dan Tias Maharani, spiker Ersandrina Devega ‘’Caca’’ Salsabila dan Winda Ayu Aryadi, serta libero Hanifah Tri Juwita.

Kelima atlet Kota Bengawan tersebut bergabung bersama sepuluh pebola voli putri lainnya menjalani training camp (TC) di Solo, sejak pekan ketiga Ramadan silam. Mereka digembleng berbagai materi dalam pelatda yang dikomandani Agus Suyanto.

‘’Kondisi terkini para atlet dari Solo tersebut rata-rata sama dengan para pemain dari berbagai daerah lainnya,’’ kata Agus di sela-sela memimpin latihan di Gelanggang Pemuda Bung Karno kompleks Stadion Manahan, Senin (17/6).

Baca :  Begini Tempaan Keras Fisik Para Pemain Voli Duduk

Baca : Voli Duduk Mulai Benahi Performa

Sebenarnya ada enam pebola voli dari klub amatir Vita Solo yang turut seleksi tahap awal tim putri pelatda di GOR Wujil Ungaran, awal Mei silam. Namun toser Natalia Putri Krisdianti tidak lolos dalam penyaringan tersebut.

Eks Porprov

Seluruh pemain putri Kota Bengawan tersebut merupakan eks awak tim Solo dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2018. Mereka juga turut membawa klub Vita kembali promosi ke Kejurnas Voli Livoli Divisi Utama 2019. Sementara pemain yang pernah mengenyam kerasnya pertarungan di ajang Turnamen Proliga adalah Shindy dan Caca.

‘’Performa Shindy dan Caca memang tetap terjaga. Namun saya terus memompa agar spirit seluruh pemain meningkat guna menghadapi Pra-PON, awal Agustus mendatang,’’ tandas Agus yang juga Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Pengkot Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Surakarta itu.

Baca : Silat Solo Hanya Sabet Sekeping Emas

Guna mengoptimalkan sisa waktu menghadapi Pra-PON, seluruh awak tim putri diinapkan di kompleks Gedung Wanita Surakarta yang masih berada di kawasan Manahan. Demi menjadi performa dan disiplin berlatih, mereka wajib menjalani materi latihan pada sesi pagi dan sore.

‘’Anak-anak juga wajib menginap di mes, meski setiap Sabtu sore dan Minggu punya waktu longgar. Tapi mulai Juli nanti, saya akan terapkan ketentuan lebih ketat, harus tetap ada di mes meski Sabtu dan Minggu,’’ tutur sang pelatih.(Setyo Wiyono)

 

Tinggalkan Pesan