21 Orang Bakal Ikuti Kursus Juri dan Jalur

kursus-juri-jalur
JALUR LEAD: Seorang pemanjat berusaha menyelesaikan jalur lead di Solo Sport Climbing Center Manahan. Venue itu akan digunakan untuk praktik kursus juri dan pembuat jalur.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Akhir Pekan FPTI Solo Buka Lisensi C

SOLO,suaramerdekasolo.com – Dua puluh satu orang mendaftarkan diri untuk mengikuti kursus juri dan pembuat jalur panjat tebing di lingkup Solo Raya, Jumat-Minggu (21-23/6) nanti. Mereka terinci atas sembilan peserta mengambil pelatihan pembuatan jalur dan 12 lainnya memburu lisensi juri level C (untuk lomba tingkat kota/kabupaten) pada kursus yang diselenggarakan Pengkot Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Solo tersebut.

‘’Alhamdulillah, pesertanya memenuhi target awal 20 orang. Pendaftaran peserta sudah ditutup,’’ kata salah seorang pengurus Pengkot FPTI Solo, Marjianto ‘’Ipunk’’ Bialangi, Selasa (18/6).

Ketua panitia Ardian Dini menjelaskan, pelaksanaan kursus rencananya dibagi dalam materi kelas dan praktik. Materi kelas bakal diselenggarakan di kampus Universitas Slamet Riyadi yang merupakan markas Mapala Archapada di kawasan Kadipiro.

Baca : Mahasiswa Pemanjat Adu Tangguh di Manahan

Sedangkan kursus praktik dilaksanakan di Solo Sport Climbing Center Manahan. Papan panjat di kompleks Manahan itu telah berstandar nasional. Wall climbing tersebut telah digunakan untuk menggelar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2018 dan Kejurnas Panjat Tebing 2018.

Baca : Mengincar Tiga Besar di Kota Lumpia

Delapan Simpul Dasar

Ardian menambahkan, sebagaimana persyaratan awal, calon peserta harus bisa mengoperasikan komputer program office (exel). Selain itu menguasai tali-temali delapan simpul dasar, serta bisa memanjat minimal tingkat kesulitan jalur grade 5.10.

Materi kursus juri bakal disampaikan oleh Ipunk yang juga berstatus sebagai juri nasional panjat tebing. Sementara pemeberi materi pembuatan jalur adalah Anang Hartono, pemegang lisensi pembuat jalur tingkat provinsi yang juga pengurus FPTI Solo.

Baca : Alfian Bersiap Buru Medali ke Eropa

Baca : Dua Pemanjat Solo Segera Merapat ke Jatidiri

‘’Para peserta yang lulus kursus, selanjutnya akan diturunkan untuk menerapkan kemampuannya pada kejuaraan panjat tebing yang digelar Mapala Exess di kampus Universitas Setia Budi (USB) Surakarta di akhir Juni mendatang,’’ jelas Ardian.

Lomba panjat tebing Exess tersebut rencananya diselenggarakan pada 29-30 Juni. Ajang itu menggelar kompetisi bagi para pemanjat pelajar dan kelompok umum.(Setyo Wiyono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here