Sragen dan Solo Raih Emas Pertama Bowling

0
66
pin-bowling-sragen
BOWLING: Atlet ten pin bowling Sragen Wisma ‘’Yayan’’ Wijayanto (kiri) yang bersebelahan dengan atlet Kebumen Prayitno ‘’Samson’’ bersiap melepas bola pada Kejurprov NPCI Jateng di Bengawan Sport Center Solo, Kamis (20/6).(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Kejurprov NPCI Jateng 2019

SOLO,suaramerdeksolo.com – Atlet Sragen Wisma ‘’Yayan’’ Wijayanto dan atlet Solo Rohayati meraih medali emas pertama di arena ten pin bowling dalam Kejurprov National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng 2019. Pada persaingan di Bengawan Sport Center kawasan Jebres, Kamis (20/6), masing-masing merebut gelar juara kelas wheelchair TPB8 tunggal putra dan tunggal putri.

‘’Keduanya sama-sama merupakan atlet pelatnas NPCI proyeksi ASEAN Para Games (APG) Filipina 2019,’’ kata koordinator panitia pelaksana (panpel) kejurprov ten pin bowling, Waluyo.

Di tunggal putra, Wisma bersaing ketat dengan sesama atlet pelatnas, Prayitno (Kebumen). Menurut Waluyo, keduanya selama ini memang memiliki kemampuan seimbang selama menjalani training camp (TC) di Solo. Maka meski hanya turun di ajang kejurprov, keduanya sama-sama berusaha menunjukkan performa terbaiknya. Sementara medali perunggu nomor itu diraih Sugiyanto dari Sragen.

Baca : Atlet-atlet Baru Muncul di Kejurprov NPCI Jateng

‘’Pada TC pelatnas pun, nilai saya dan Mas Yayan imbang. Tapi kemarin saya kena diare dan belum benar-benar pulih, jadi konsentrasi belum bisa penuh,’’ ujar Prayitno yang akrab disapa Samson.

 

Atletik

Di kelompok putri, kemampuan Rohayati tidak tertandingi. Posisi podium atlet Kota Bengawan tersebut dibuntuti Walminah dan Novia (keduanya dari Kabupaten Semarang) yang merebut medali perak dan perunggu.

Sementara itu di arena atletik, sejumlah atlet pelatnas APG Filipina belum menemukan lawan ketat di masing-masing nomor/kelasnya. Sprinter dari Cilacap Figo Saputra, misalnya, tetap menjadi yang tercepat di lintasan sprint 200 meter kelas T45-47.

‘’Memang atlet-atlet baru muncul di atletik, tapi kemampuannya belum bisa menyamai atlet pelatnas,’’ tutur panpel atletik, Agus Widayat.

Baca : Jelang Kejurprov NPCI, Persaingan Salatiga dan Banyumas Bakal Terjadi

Kejurprov yang berlangsung hingga Sabtu (22/6) tersebut dibuka Kepala Dinas Kepemudaan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng Sinoeng Nugroho Rachmadi di Hotel Megaland, Rabu (19/6) malam.

Ada tiga cabang olahraga yang digelar. Selain atletik dan ten pin bowling, cabang angkat berat akan diselenggarakan di kompleks Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BBRSPDF) Prof Dr Soeharso kawasan Kandangsapi, Jumat (21/6).(D11)   

Halaman: 1 | 2

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here