Cabuli Cucu, Kakek Di Kota Susu Ini Dibui

0
kasus-pencabulan
FOTO ILUSTRASI

BOYOLALI,suaramerdekasolo.com – Tega nian perilaku Yitno Wardiyono (70) alias Jongkot warga Dukuh/Desa Temuireng, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten. Kakek renta ini nekat mencabuli cucunya yang masih dibawah umur.

Akibatnya, cucunya yang berinisal MS (16), yang tinggal di  Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali hamil. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Jongkot pun kini ditahan di Mapolres Boyolali untuk penyidikan lebih lanjut.

“Saat ini, usia kehamilan sudah sepuluh minggu,” kata Kapolres Boyolali, AKBP Kusumo Wahyu Bintoro, saat pertemuan dengan wartawan, Jumat (21/6).

Baca : Mesum di Siang Hari, Pemandu Karaoke Terjaring Razia Satpol

Diungkapkan Kapolres, perbuatan cabul kakek dengan cucunya itu pertama kali dilakukan sekitar bulan September 2018 lalu. Untuk memuaskan napsu birahinya, Jongkot langsung mengikat kedua tangan dan membekap mulut MS.

“Tersangka juga mengancam akan membunuh cucunya itu jika tak mau memenuhi hasratnya.”

Korban yang telah disetubuhi kembali diancam bakal dibunuh jika melaporkan perbuatan kotor tersangka. Nafsu bejat Jongkot benar-benar telah menutupi akal sehatnya. Merasa aman, Jongkot mengulangi perbuatannya.

Baca : Tantangan Berat Turunkan Angka Kemiskinan

“Persetubuhan yang dilakukan tersangka lebih dari dua kali. Termasuk saat berada di rumah tersangka di Desa Temuireng, Kecamatan Jatinom, Klaten),” lanjut Kapolres.

Perbuatan Jongkot akhirnya terungkap dan dilaporkan ke Mapolres Boyolali oleh paman korban, Sapto Karnu (54). Kini Jongkot harus mendekam di ruang tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca : Agar Melek Hukum, Keluarga Prajurit Ikuti Penyuluhan

Tersangka terancam hukuman paling lama 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 5 miliar. Tersangka dikenakan pasal 81 Undang-undang Nomor 17 tahun 2018 tentang Perlindungan Anak.

Sementara itu, tersangka mengakui perbuatannya. (Joko Murdowo) 

Tinggalkan Pesan