Memandulkan Nyamuk Bentina, Cara Menangani Malaria Dari Sumbernya

0
9
memandulkan-nyamu-malaria1
FOTO ILUSTRASI

DUNIA teknologi gen-drive menawarkan cara unik untuk mengurangi populasi Anopheles betina yakni nyamuk yang menularkan sakit malaria. Profesor Austin Burt dalam wawancaranya dengan Sarah Cartledge, Editor World Healthcare Journal mengungkapkan, betina dari spesies nyamuk Anopheles ini lebih mematikan daripada jantan. Satu-satunya penularan malaria adalah di kala gigitan nyamuk betina ke tubuh manusia, karena sang betina membutuhkan protein dari darah untuk membuat telurnya.

Karena pencegahan malaria terus menjadi trending topik berita tidak hanya di Afrika tetapi di seluruh dunia, para ilmuwan di Imperial College di London secara aktif mencari cara untuk menciptakan nyamuk betina menjadi mandul.

Dalam catatan terkini kematian per tahun akibat serangan nyamuk malaria di Afrika telah menurun dari satu juta menjadi ratusan ribu, terutama korban anak-anak di bawah usia 5 tahun. Sehingg butuh banyak terobosan guna memberantas penyakit mematikan ini.

Bersama dengan sesama Profesor Andrea Crisanti, Profesor Burt telah melihat kelayakan menciptakan dorongan gen pada nyamuk betina agar mandul melalui “Gen drive”. Gen Drive  adalah proses penyebaran gen yang berbahaya bagi nyamuk. “Anda dapat menggunakan drive gen untuk mengurangi bahaya gigitan nyamuk atau mengurangi jumlahnya. Dan kami fokus untuk mengurangi jumlahnya, “kata Profesor Burt.

Baca : Berikan Rasa Aman Dalam Perjalan, Pengemudi Bus Dicek Kesehatannya

memandulkan-nyamu-malaria4

Metode yang dipakai dalam program ini dinamakan penggerak gen. Dan  Profesor Burt sedang mencoba untuk mengeksploitasi untuk mengendalikan malaria.

“Ada lebih dari 800 spesies nyamuk di Afrika dan kebanyakan dari mereka tidak menggigit orang,” katanya.

Masalahnya adalah justru orang yang menggigit orang dan menularkan penyakit ini. Sebab nyamuk itu meletakkan telurnya di air. Telur-telur ini berkembang di air selama sepuluh hari sebelum siklus tiga hari menggigit, memberi makan darah, bertelur dan memulai siklus lagi.

“Dalam setiap siklus, betina bertelur sekitar 80 butir. kami mencoba membuat gen yang memengaruhi populasi sedemikian rupa sehingga populasi tersebut dikonversi menjadi jantan dan mereka tidak menularkan penyakit, atau kesuburan wanita terpengaruh. ”

Proyek penyuntingan gen khusus ini dimulai pada tahun 2005, didukung oleh Bill dan Melinda Gates Foundation dengan dana hingga $ 8,9 juta. 

Saat ini para ilmuwan menguji teori dalam populasi berbasis laboratorium yang lebih besar sebelum mengajukan permohonan pelepasan drive gen dalam lima tahun ke depan.

“Jika Anda melepaskan nyamuk ini dalam jumlah yang wajar di sebuah desa, Anda harus mulai melihat perubahan dalam waktu sekitar 18 bulan,” kata Profesor Burt.

Halaman: 1 | 2

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here