Solo Incar Kota Kreatif Unesco

0
solo-kota-kreatif
FOTO ILUSTRASI

SOLO, suaramerdekasolo.com – Pemkot Surakarta terus mengupayakan Kota Solo bisa masuk dalam Jaringan Kota Kreatif Unesco (Unesco Creative City Network), agar predikat sebagai Kota Budaya kian eksis.
Hal itu tidak terlepas dari kualitas seni pertunjukan yang diklaim memiliki daya tarik bagi wisatawan. “Saat ini kami sedang melengkapi berkas-berkas permohonan, sebelum mengajukan ke Unesco. Batas pengumpulan dokumen pendukungnya 30 Juni mendatang,” ungkap Kabid Ekonomi Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda), Fransisco Amaral, Senin (24/6).

Jika berhasil dikukuhkan sebagai kota kerajinan dan kesenian rakyat (city of craft and folk art) oleh Unesco, maka Solo akan menjadi kota ketiga di Indonesia yang tergabung dalam Unesco Creative City Network (UCCN). Sebelumnya terdapat Kota Bandung dengan predikat kreatif di bidang fesyen, serta Kota Pekalongan yang dinilai kreatif dalam bidang kriya.

“Selain Solo, Ambon juga mengajukan diri sebagai kota kreatif dalam bidang musik.”

Pemkot, menurut Fransisco, ingin menjadikan predikat kota kreatif dari Unesco ini sebagai pelengkap pengakuan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Baru-baru ini institusi itu telah merilis 10 Kabupaten Kota (KaTa) Kreatif Indonesia, di mana Solo adalah salah satunya.

“Di Jateng, Solo terpilih bersama Kota Semarang untuk subkategori fesyen dan Kabupaten Rembang dalam subkategori kriya,” kata dia. (Agustinus Ariawan)

Tinggalkan Pesan