HUT UMKM Internasional, Gardal Angkat Citra Balung Kethek

1
102
makanan-balung-kethek

KARANGANYAR,  suaramerdekasolo.comPeringatan HUT ke-64 UMKM Internasional diperingatan Organisasi Masyararakat (Ormas) Gerakan Aspirasi Muda Lawu (Gardal) dengan mengangkat citra makanan tradisional balung kethek, Kamis (27/6).  
Digelar langsung di sentra balung kethek di Kampung Setumbu Tepus, Desa Sewurejo, Kecamatan Mojogedang, Gardal mengajak sejumlah pelaku usaha kecil binaannya untuk mengikuti workshop pembuatan makanan ringan berbahan dasar singkong tersebut. 

Tak hanya workshop, Gardal juga meminta UMKM binaannya untuk memamerkan produk unggulan yang dibuat. Ada rica-rica puyuh madu, timus, krisus alias kripik usus, dan berbagai produk lainnya. 

Produk UMKM itu, selain dicicipi warga setempat yang ikut hadir di acara perayaan, juga dicicipi Wakil Bupati Rober Christanto, Kepala Disdagnakerkop UKM Waluyo Dwi Basuki dan Camat Mojogedang Sutrisno, yang hadir di acara tersebut. 
Ketua Gardal Ananda Novel mengungkapkan, salah satu hal yang menjadi konsentrasi Gardal adalah membina UMKM di Karanganyar, agar bisa lebih berkembang dan maju, sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. 

“Karena itulah, pada HUT UMKM Internasional ke-64 ini, kami gelar acara giat kemanfaatan dengan mengangkat tema “Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan Menuju 10 Ribu Wirausaha”. Kami ingin mengajak UMKM di Karanganyar untuk maju, berkembang, lebih berdaya saing,” katanya. 

Mengenai pemilihan balung kethek untuk diangkat di perayaan HUT UMKM Internasional, Novel mengatakan, hal itu tak lepas dari upaya untuk lebih mengenalkan makanan tradisional agar lebih dikenal masyarakat. 
“Balung kethek-nya Karanganyar ini khas. Lebih empuk dan renyah, karena menggunakan singkong Jalak Towo. Jadi bukan sembarang singkong. Kampung Setumbu Tepus ini sentra balung kethek. Kami ingin, produk buatan UMKM di sini ke depan bisa lebih meluas pemasarannya, karena punya keunggulan,” tuturnya. 

Wakil Bupati Rober Christanto mengapresiasi langkah Gardal, yang mendorong UMKM di Karanganyar agar bisa lebih maju dan berkembang. 
“Semoga semangat terus terpelihara, dalam mendampingi UMKM. Sebab UMKM ini memiliki peran penting dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Saya berharap ada ide-ide segar dari Gardal, dalam upayanya memajukan UMKM di Bumi Intanpari,” tuturnya. 

Sementara itu, Kepala Disdagnakerkop UKM Waluyo Dwi Basuki meminta pada para pelaku usaha kecil untuk memanfaatkan internet dalam meluaskan jaringan pemasaran.  “Internet bisa menjadi sarana untuk mempromosikan produk. Jika produk dikenal, akan banyak reseller yang tertarik memasarkan produk. Dampaknya, produksi semakin tinggi, pendapatan meningkat. Saling menguntungkan satu sama lain,” tuturnya. (Irfan Salafudin) 

Halaman: 1 | 2

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here