Majukan Wisata Wonogiri, 45 Peserta Ikuti Pelatihan Pemandu Wisata Alam

pemandu-wisata-wonogiri
BERLATIH MEMANDU : Peserta mempraktikkan cara memandu wisatawan saat pelatihan pemandu wisata alam di Obyek Wisata Sendang Asri Waduk Gajahmungkur, Kabupaten Wonogiri, Kamis (27/6). (suaramerdekasolo.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI,suaramerdekasolo.com – Sebanyak 45 peserta mengikuti pelatihan pemandu wisata alam di Kabupaten Wonogiri, Selasa-Kamis (25-27/6). Ilmu yang mereka peroleh diharapkan dapat digunakan untuk terjun langsung mengembangkan dan memajukan dunia wisata.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Kabupaten Wonogiri Sentot Sujarwoko didampingi Kabid Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Agus Riyanto mengatakan, antusiasme untuk mengikuti pelatihan itu sangat tinggi.

“Sebelumnya ada 110 orang yang mendaftar. Setelah diseleksi, sebanyak 45 orang dinyatakan lolos dan berhak mengikuti pelatihan,” katanya, saat menggelar pelatihan tersebut di Obyek Wisata Sendang Asri Waduk Gajahmungkur (OWSA-WGM) Kamis (27/6).

Para peserta menerima materi berupa teori dan praktik. Adapun materi praktik diadakan di kawasan wisata Museum Karst Indonesia Pracimantoro dan OWSA-WGM Kabupaten Wonogiri. Pemateri merupakan para akademisi dan praktisi kepariwisataan. “Pematerinya ada yang dari UGM, UNS, dan Unnes Semarang,” imbuhnya.

Menurutnya, sebagian besar peserta sebelumnya sudah mempunyai basis pengetahuan di bidang pariwisata. Beberapa di antara mereka berasal dari sekolah atau perguruan-perguruan tinggi jurusan pariwisata. “Mereka punya basis pengetahuan wisata, sehingga motivasi untuk ikut pelatihan sangat tinggi,” terangnya.

Dia mengungkapkan, pelatihan itu didanai dari Kementerian Pariwisata. Adapun program lain dari Kementerian Pariwisata di Kabupaten Wonogiri antara lain peningkatan tata kelola destinasi wisata, pelatihan pemandu wisata buatan, dan pelatihan pemandu wisata kuliner.

Pihaknya juga akan mengadakan pelatihan pengelola desa wisata. “Untuk pelatihan pemandu wisata buatan, OWSA-WGM akan memfasilitasi pelatihan pemandu outbound dan pemandu taman satwa. Dengan pelatihan-pelatihan itu, kami ingin meningkatkan sumberdaya manusia di bidang pariwisata,” ujarnya. (Khalid Yogi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here