Employee Volunteering, BPJS Ketenagakerjaan Sasar Mahasiswa

0
38
Employee-Volunteering-BPJS-Ketenagakerjaan
TIM BPJS: Mahasiswa Unwidha mengikuti paparan tim BPJS Ketenagakerjaan Klaten tentang berbagai program layanan, Kamis (27/6).(suaramerdekasolo.com/Achmad H)

KLATEN,suaramerdekasolo.comBPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten menggelar kegiatan employee volunteering di kalangan mahasiswa. Kegiatan di Universitas Widya Dharma itu untuk memperkenalkan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada mahasiswa.

Kegiatan yang berlangsung pada hari Kamis (27/6) siang di kampus Universitas Widya Dharma Klaten tersebut diikuti sebanyak 35 mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai jurusan. Kegiatan dengan tema ” Cerdas Bersama BPJS Ketenagakerjaan ” itu dipimpin Kepala Kantor Ketenagakerjaan Cabang Klaten, Boby Foriawan.

Boby mengatakan upaya memperkenalkan Program BPJS Ketenagakerjaan itu merupakan kegiatan berbagi ilmu jaminan sosial sehingga mahasiswa memiliki kesiapan pemahaman yang benar tentang jaminan sosial saat memasuki dunia kerja. ” Kegiatan ini merupakan inisiatif sebagai wujud kepedulian karyawan terhadap lingkungan sosial,” katanya, Jumat (28/6).

Menurutnya mahasiswa diberikan sosialisasi agar nantinya mereka mengetahui hak dan kewajiban saat menjadi pekerja atau saat menghadapi dunia kerja. Dengan memahami hak dan kewajibannya dalam skala yang lebih luas nantinya bisa berpartisipasi melawan tindak pidana korupsi.

Selain Kuliah

Selain ilmu akademik yang mereka dapatkan selama perkuliahan, lanjut Boby, mahasiswa sebagai penerus bangsa dirasa perlu dibekali ilmu menghadapi dunia kerja, hak dan kewajiban sebagai pekerja, serta menumbuhkan sikap anti korupsi. BPJS Ketenagakerjaan memiliki program jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JK) dan jaminan hari tua (JHT) untuk pekerja formal dan informal.

Apalagi menjadi peserta BPJS bagi pekerja sudah diatur di Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Prof Triyono selaku Rektor Universitas Widya Dharma mendukung atas terselenggaranya kegiatan tersebut. ” Universitas mendukung program pemerintah dalam melindungi tenaga kerja di semua kalangan,” ungkapnya.

Bahkan selaku rektor dia mendorong mahasiswanya agar menjadikan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ketika sudah bekerja sebagai sebuah kebutuhan. Mengingat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan mencakup seluruh masyarakat yang aktif melakukan aktifitas bekerja, termasuk mereka yang berstatus magang kerja atau PKL.

Mahasiswa yang melakukan praktek magang tetap memiliki risiko yang sama ketika berada di tempat kerja. Program perlindungan yang dapat diperoleh para peserta magang bisa berupa program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. (Achma H)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here