Menang di MK Jokowi-Ma’ruf, Kader PDIP Solo Tidak Boleh Hura-hura

0
30
putusan-MK
FOTO DIRI : Ketua DPC PDIP Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo (kiri). Sekretaris Aliansi Masyarakat Madani (AMM), Bambang Sukoco (Kanan). (suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)

*Presiden Jokowi Diminta Lanjutkan Silaturhami

SOLO,suaramerdekasolo.com – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memenangkan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf dalam gugatan sengketa hasil pilpres 2019 wajib dibawa dengan kepala dingin. Para pendukung pasangan 01 di daerah-daerah diminta tidak bersyukur secara berlebihan. Relawan dan simpatian malah diminta mengawal pemerintahan Capres Jokowi yang juga petahana menjelang sisa jabatan 2014-2019.

Hal itu ditegaskan Ketua DPC PDIP Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo kepada Suara Merdeka usai mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD Kota Surakarta, Jumat (28/6) sore. FX Hadi Rudyatmo menegaskan kepada seluruh kader PDIP tidak boleh wujud syukur dengan hura-hura. “Apalagi konvoi tidak mungkin, dan saya yang akan menangkapnya,” tegasnya.

Rudy sapaan FX Hadi Rudyatmo ini menegaskan, selama lima tahun masa pemerintahan Jokowi-JK harus diselesaikan dengan baik. Setelah dilantik pada Oktober mendatang, rakyat Indonesi juga harus turut mengawalnya, agar Indonesia maju sejahtera, menjadi bangsa yang bermartaat dan penuh kemandirian.
Terkait rencana selebrasi kemenangan pada 7 Juli mendatang, Rudy yang juga Wali Kota Surakarta ini mengaku tak mengetahuinya. Apalagi sampai dirinya diundang untuk merayakan kemenangan itu bersama relawan se Indonesia.

“Saya kan bukan relawan, dan saya tidak bakal diundang dalam acara-acara semacam itu. Tapi kalau (Jokowi-Ma’ruf-red) mau pidato silahkan. Sepertinya pidato kemarin (jumpa pers usai putusan MK-red) sudah cukup. kalau mau pidato lagi Setelah Oktober pidato pelantikan presiden 2019-2024,” urainya.

Pria yang dikenal dengan kumis tebalnya ini menuturkan, Jokowi sebagai orang nomor satu ini harus merangkul siapa saja, di antaranya adalah Capres Prabowo Subianto. Menurutnya hal itu adalah kewajiban sebagai orang nomor satu di NKRI.
Pak Jokowi adalah presiden seluruh rakyat Indoensia menjalin silaturahmi dengan siapaun sebagai kepala negara dan panglima tidak ada salahnya.”

Pada bagian lain, Sekretaris Aliansi Masyarakat Madani, Bambang Sukoco saat dimintai komentar tentang hasil putusan MK mengatakan, sejak awal AMM mendukung politik dan proses demokrasi yang bermartabat. Meskipun di lapangan pihaknya menyaksikan banyak kecurangan pada pemilu ini. Namun demikian pihaknya tetap menghormati putusan MK.
“Kami tetep mencintai Indonesia dan akan terus berkontribusi untuk Indonesia yang bermartabat, adil dan makmur,” kata sekretaris AMM yang juga pendukung Prabowo-Sandi dalam Pilpres 2019 lalu. (Budi Santoso)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here