Hadapi Era Revolusi Industri 4.0, Indonesia Butuh Model Revolusi Industri

0
26
seminar-revolusi-industri-u


SOLO,suaramerdekasolo.com – Prof Absori SH MHum menyebutkan bahwa Indonesia butuh model revolusi industri yang dikembangkan negara sendiri, seperti yang dikembangkan oleh Jepang, bukan mengikuti industri negara lain, supaya hukum di Indonesia tidak tertatih-tatih mengikuti.

Hal itu ditegaskan Prof Dr Absori saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional dengan Tema “Peranan dan Tantangan Hukum di Era Revolusi Industri 4.0” pada Sabtu (29/6) di Ruang Sidang lt 3 Gedung Baru.
Seminar yang digelar Magister Ilmu Hukum (MIH) Universitas Slamet Riyadi Surakarta dimoderatori oleh Dr Wibowo Murti, SH, MHum mendatangkan pembicara antara lain pembicara dari UMS dan Prof Dr Supanto, SH, MHum dari UNS.

Absori menyampaiakan revolusi industri di Tanah Air harus berpijak pada nilai-nilai yang dimiliki dan dianut masyarakat luas. Dengan begitu, revolusi industri yang berlangsung tetap selaras dengan kearifkan lokal yang ada.
“Revolusi industri harus berpijak kembali pada nilai-nilai yang kita anut,” ungkapnya.
“Pembaruan hukum industri diharap dapat diakomodasi berbagai pemikiran yang menempatkan ideologi sebagai basis utama pengaturan dunia industri yang dikenal hukum industrial Pancasila,” imbuhnya.

Seminar Nasional yang digelar ini masih merupakan rangkaian acara Dies Natalis UNISRI yang ke-39.  Acara dibuka oleh Rektor UNISRI Prof Dr Ir Sutardi, MAppSc yang menekankan tentang perlunya penegakan hukum ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) karena sebagai rambu-rambu di jaman digital ini.

“Harapan saya agar pertemuan ini jangan berhenti disini saja tapi bagaimana mengimplementasikan hukum di era sekarang, untuk membenahi masalah hukum di Indonesia,” pungkas Sutardi.

Dr Supriyanta, SH, MHum selaku ketua panitia seminar menyebutkan bahwa jumlah peserta kali ini sekitar 200 orang, yang terdiri dari mahasiswa Pascasarjana, Instansi Hukum, Jaksa, Polisi dan Advocat.(Budi Santoso)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here