FX Hadi Rudyatmo Tak Siap Pimpin Banteng Moncong Putih

fx-hadi-rudyatmo
FOTO DIRI : Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo. (suaramerdekasolo.com/dok)

*Pilih Momong Cucu dan Slulup Sungai

SOLO,suaramerdekasolo.com – Bukan FX Hadi Rudyatmo kalau tidak selalu bercanda bila dekat dengan awak media. Apalagi sedang diserbu pertanyaan wartawan tentang hal-hal kritis atau penting seputar pemerintahan lokal, nasional dan urusan partai.
Seperti saat ditanya Suara Merdeka tentang alasan ogah menjabat Ketua DPC PDIP, padahal posisi itulah yang membesarkannya dikancah perpolitikan lokal dan nasional.
Sosok yang dikenal dengan kumis tebalnya itu sempat bercanda alasannya pensiun sebagai ketua partai banteng moncong putih di Kota Solo ini.

“Saya sudah 20 tahun memimpin PDIP ini. Giliran yang muda-muda, saya di rumah saja,” begitu komentar Rudy sapaan FX Hadi Rudyatmo saat ditemui wartawan usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Surakarta akhir pekan lalu.

Bahkan orang nomor satu di Kota Bengawan ini sambil bercanda menyelutuk ingin bermain-main di pinggir sungai, Bengawan Solo yang tak jauh dari kediamannya di kampung Pucangsawit Jebres.
“Ingin slulup cari wedi (ingin menyelam sambi mencari pasir,” katanya.

Slulup mencari wedi ini bisa diartikan adalah kegiatan para penambang pasir di sepanjang Bengawan Solo dengan teknik menyelam di dasar sungai sambil mengeruk pasir atau ladu. Rudy ingin kembali seperti rakyart biasanya dan kalau memungkinkan ikut menambang, begitu kira-kira pesan yang disampaikannya.
Tetapi tentu saja apa yang disampaikan Wali Kota FX Hadi Rudyatmo ini tidak terlalu serius seperti ucapanya.

Rudy hanya menyampaikan ingin benar-benar serius pensiun mengisi hari-hari berkumpul dengan keluarga dan anak cucu saja.
Kendati demikian, sosok yang jago main tenis lapangan dan tenis meja ini mengaku bangga karena hasil Konfrensi Cabang PDIP Kota Surakarta beberapa waktu lalu berjalan lancar di kantor DPC PDIP Brengosan, Purwosari, Laweyan.

Agenda partai penguasa mayoritas suara dan kursi di legislatif selama satu dekade ini adalah mengusulkan nama-nama suksesor partai banteng moncong putih di tingkat kita dan pusat.
Bahkan dalam rapat yang dihadir para pengurus dan kader ini sejumlah Pimpinan Anak Cabang (PAC) sudah menyodorkan sejumlah kandidat nama yang nantinya dinominasikan sebagai ketua dpc dan ketua umum PDI Perjuangan yang baru.

“Konfercab sudah, DPC (PDI Perjuangan-red) sudah mengusulkan nama Ketua DPC (PDI Perjuangan Kota Surakarta-red) dan Ketua Umum DPP (PDI Perjuangan) sudah. Dan saya sampaikan saya tidak sanggup dan tidak siap lagi menjadi Ketua DPC PDIP. Biar gantian yang lain, saya ingin momong putu (cucu-red).


Seperti diketahui, nama-nama yang disodorkan menjadi ketua dpc ini akan membangun konstelasi politik Kota Solo. Apalagi setahun mendatang agenda politik lima tahunan adalah pergantian pimpinan Kota Solo dimana PDI Perjuangan merupakan partai yang berhak mengusulkan satu paket pasangan cawali dan cawawali. (Budi Santoso)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here