Jambore Pajero Angkat Potensi Budaya dan Pariwisata

0
176
jambore-mobil-pajero-sport
JAMBORE : Mobil Pajero Sport dari berbagai komunitas yang mengikuti Jambore Nasional Lintas Komunitas Pajero se-Indonesia, saat menyusuri kawasan Kebun Teh Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Sabtu (29/6). (suaramerdekasolo.com/dok)
KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com. Ratusan mobil Pajero Sport dari berbagai kota di Indonesia, Sabtu (29/6) meramaikan jalanan Karanganyar dan Solo. 
Mereka berasal dari sejumlah komunitas, yang sedang mengikuti Jambore Nasional Lintas Komunitas Pajero se-Indonesia di Hotel Lor In, kawasan Colomadu, Karanganyar. 
 
Digelar dua hari, Sabtu-Minggu (29-30/6), tak kurang 400-an mobil Pajero yang datang untuk memeriahkan jambore. Tak sekadar berkumpul, kedatangan 800-an pegiat komunitas juga untuk mengangkat potensi pariwisata dan budaya yang ada. 
Sabtu (29/6), mereka melakukan fun touring di kawasan Kebun Teh Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar dan mengeksplorasi pesona alam dan sajian kuliner di tempat tersebut. 

Malamnya, digelar gala dinner dengan mengangkat tema “Javanese Glam Night” di area Kampoeng Ikan Hotel Lor In. Sedangkan pada Minggu (30/6), peserta jambore mengeksplorasi berbagai pesona  budaya dan wisata yang ada di Solo. 

Presiden Pajero Sport Club (PSC) Solo Raya Agus Vio mengatakan, PSC Solo Raya diberi mandat untuk menggelar jambore kedua, karena kawasan Solo Raya memiliki pesona budaya dan wisata yang menarik untuk dieksplorasi. 
“Jambore pertama, digelar di Bali tahun lalu. Saat itulah, PSC Solo Raya diberi mandat untuk menggelar jambore kedua, karena wilayah ini menarik untuk dijelajahi. Daya tarik wisatanya banyak, sajian kulinernya juga beragam,” jelasnya. 
 
Dia menambahkan, jambore lintas komunitas tersebut merupakan ajang untuk silaturahmi para pegiat komunitas Pajero se-Indonesia. 
“Jambore ini diadakan setahun sekali. Setelah Bali pada tahun lalu, Solo Raya pada tahun ini, pada tahun ke depan jambore akan digelar di Jatim, tepatnya di Malang,” tuturnya. 

Ketua Panitia Mamas Bambang HK menambahkan, tema “Javanes Glam Night” diusung pada jambore tahun ini, untuk menonjolkan sisi budaya tapi tetap dengan nuansa modern. 
“Kami berharap, kegiatan ini bisa ikut membantu mempromosikan potensi budaya dan pariwisata yang ada di kawasan Solo Raya, sehingga bisa lebih dikenal masyarakat luas,” imbuhnya. (Irfan Salafudin) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here