Ketersediaan Venue Jadi Kendala Pembinaan Olahraga

pelantikan-koni-klaten1
PENGURUS BARU : Ketua Umum KONI Jateng Brigjen TNI Purn Soebroto melantik pengurus KONI Klaten periode 2019-2023 di Pendapa Pemkab Klaten, Minggu (30/6).(suaramerdekasolo.com/Merawati Sunantri)

*Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus KONI Klaten Periode 2019-2023

KLATEN,suaramerdekasolo.comKONI tidak bisa sendiri dalam melakukan pembinaan atlet berprestasi, namun butuh peran serta dari Pemerintah Kabupaten Klaten dan pengurus cabang olahraga. Sinergi ketiganya harus berjalan baik untuk melakukan pembinaan yang baik, karena anggaran KONI masih bergantung pada hibah Pemkab Klaten.

‘’KONI bersama Pemkab Klaten dan cabang olahraga harus bersinergi agar pembinaan olahraga berjalan optimal, sehingga target pengurus baru KONI untuk kembali ke 10 besar Jateng bisa terwujud,’’ tegas Ketua Umum KONI Jawa Tengan Brigjend TNI Purn Subroto SPd MM usai melantik Pengurus KONI Kabupaten Klaten periode 2019-2023 di Pendapa Pemkab Klaten, Minggu (30/6).

Saat ini, anggaran KONI baru bisa didukung APBD, kalau antara Pemkab dan KONI tidak kompak maka pembinaan tidak akan berjalan baik. Belum ada regulasi yang memungkinkan sumber dana lain. ‘’Saya sudah berjuang agar CSR prusahaan bisa untuk olahraga, tapi belum berhasil ,’’ ujar dia.

Saat ini, KONI Provinsi Jateng mendapat suplai atlet dari dari kabupaten/kota sehingga pembinaan olahraga di kabupaten/kota yang perlu dilakukan serius. Pembinaan harus optimal melalui program-program yang dibuat dengan sinergitas tripartit antara KONI, Pemkab dan cabang olahraga. Dia berharap, Klaten bisa menghasilkan atlet yang berprestasi di tingkat internasional.

‘’Atlet yang sukanya wani piro itu motivasinya bukan prestasi. Kendala yang masih sering dihadapi dalam pembinaan olahraga adalah belum adanya fasilitas venue untuk latihan yang sesuai standar. Jadi kalau saat ini Klaten belum punya venue yang sesuai standar, itu perlu diperjuangan,’’ kata Soebroto.

pelantikan-koni-klaten2
UCAP SELAMAT : Sekda Jaka Sawaldi, Ketua Umum KONI Jateng Brigjen TNI Purn Soebroto, para pejabat dan tamu undangan memberikan ucapan selamat kepada Pengurus KONI usai dilantik di Pendapa Pemkab Klaten, Minggu (30/6).(suaramerdekasolo.com/Merawati Sunantri)

Peran pemerintah

Salah kendala lain yang sering dihadapi dalam pembibitan atlet adalah, sekarang ini jarang anak muda yang berolahraga, karena banyak yang lebih tertarik bermaik gadget. Untuk mencetak atlet harus diawali dengan keterlibatan generasi muda pada olahraga. Untuk itu, KONI perlu mengembangkan klub-klub untuk pembinaan sejak usia dini.

Dia juga menyinggung peran pemerintah dalam kesejahteraan atlet. Menurutnya bonus besar bukan solusi, namun bagaimana agar KONI dan Pemkab bisa membantu memberikan lapangan kerja dengan menjadi PNS atas prestasinya.
Dalam acara yang dihadiri 350 undangan itu, Sekda Jaka Sawaldi yang hadir mewakili Bupati, berharap agar pengurus baru tidak hanya cukup dengan target kembali ke 10 besar, tapi kalau bisa paling tidak masuk 5 besar di Porprov mendatang.

Pengurus KONI periode 2019-2023 yang dilantik merupakan hasil Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Klaten, 27 April 2019 lalu. Parwanto terpilih sebagai Ketua Umum Parwanto secara aklamasi, Sekretaris Umum Tarmuji dan Bendahara Heri Sudarsono. Dalam visi misinya, Parwanto siap berjuang membawa Klaten kembali ke 10 besar Porprov.(Merawati Sunantri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here