Pelajar Solo Terpental dari Tiga Besar

0
38
panjat-tebing-ajang-exess2
LEAD: Pemanjat pelajar SD Nandito Sumenang berusaha menaklukkan papan lead dalam latihan di kompleks Stadion Manahan, pekan lalu.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Kejuaraan Panjat Tebing Exess

SOLO,suaramerdekasolo.com – Para pemanjat pelajar Solo Raya terpental dari peringkat tiga besar kejuaraan panjat tebing yang digelar Wahana Pecinta Alam Exess di kampus Universitas Setia Budi (USB) Surakarta, Jumat-Minggu (28-30/6). Kompetisi panjat yang hanya menggelar kategori lead tersebut lebih didominasi para atlet dari luar Kota Bengawan.

‘’Peserta dari luar kota banyak yang bersaing, sedangkan atlet-atlet Solo relatif sedikit baik di kelompok pelajar maupun mahasiswa pecinta alam (mapala),’’ kata technical delegate (TD) kejuaraan, Marjianto ‘’Ipunk’’ Bialangi Kasim, Senin (1/7).

Ajang bertajuk Exess Wall Climbing Competition VII tersebut membuka lomba untuk kelompok pelajar putra, pelajar putri dan mapala putra. Pada kelompok pelajar putra yang diikuti 35 peserta, gelar juara disabet Surya Agung Pangestu (SMAKN 3 Yogyakarta), dibuntuti M Alfat Yuda (SMAN 11 Semarang) dan M Dito Fathurosy (SMK Islam Kota Blitar).

Atlet dari wilayah eks Karesidenan Surakarta yang peringkatnya paling tinggi adalah Dhimas Putra Wardana (SMP 4 Sragen) di urutan enam. Pelajar-pelajar lain seperti Mahridkha Wahyu (SMP 1 Karangmalang), Diyan Purnomo (SMPN 2 Sragen) Rafif Kawindra (MI Al Iman Sorogenen Solo) dan Nandito Sumenang (SDN Kleco 1 Solo), bahkan tak mampu menembus babak final.

Mapala

Sementara Nurma Anjani (SMPN 3 Jetis Bantul) menjadi juara kelompok pelajar putri, setelah bersaing dengan 20 atlet lainnya. Peringkat kedua dan ketiga ditempati Isma Tukha Nur Solehan (SDN Siyono III Playen) dan Naura Jihan Syarifah (SD Al Amin Sewon Bantul). Atlet Solo Nanda Devi Saba bertengger di urutan tujuh.

Namun di kelompok mapala, Fathurahman Hanif Yusron (Specta IAIN Surakarta) merebut medali perak. Medali emas digenggam Muh Abdul Latif (Osipital Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto) dan perunggu diraih Puput Adi Prasetyo (Mapala Satria Universitas Muhammadiyah Purwokerto).

‘’Peserta terbanyak berada di kelompok mapala, yakni mencapai 36 atlet. Namun pihak panitia memang tidak menggelar kelompok mapala putri,’’ tutur Ipunk yang juga pengurus Pengkot Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Surakarta.(Setyo Wiyono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here