Resmi, 11 Pejabat Setingkat Kepala Diinas Seleksi Sekda

0
25
pansel-sekda-karanganyar

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Sebanyak 11 pejabat eselon II//B setingkat kepala dinas di Karanganyar mengikuti seleksi calon Sekretaris Daerah Karanganyar. Selama dua hari mereka melakukan fit ang propper test untuk menggantikan posisi Sekda Samsi yang pensiun dan  kini diisi oleh Penjabat Sekda Sutarno.

Ketua Panitia Seleksi Tuhana kepada suaramerdekasolo.com di ruang Podang II usai seleksi mengatakan, 11 orang itu disaring dari 25 pejabat eselon II di Karanganyar yang usianya masih sekitar 56 – 58 tahun, sehingga mereka masih cukup waktu jika menjadi Sekda Karanganyar.

Sebetulnya seleksi Sekda sudah dilakukan sejak awal Juni Mei lalu, namun sampai diperpanjang dua kali hanya tersaring dua orang saja yang memenuhi syarat. Sesuai Permendagri nomor 51/2017, maka saringan itu akan diproses jika pendaftarnya minimal empat orang.

‘’Karena hanya dua maka dikembalikan kewenangannya pada bupati, dan setelah melakukan konsultasi ke Gubernur serta Komisi Aparatur Sipil Nasional maka akhirnya turun rekomendasi bahwa pengisian jabatan Sekda hanya melalui proses mutasi biasa, sehingga menjadi wewenang bupati.

Maka akhirnya dibentuk Pansel yang anggotanya tiga orang dari akademisi yang diambil dari UNS, seorang dari tokoh masyarakat yang diwakili Pak Samsi dan dari Badan Kepegawaian Provinsi Jateng. Dan kelimanya langsung bergerak untuk memilih calon sekda.

Sekda definitif

Dari pejabat eselon II/B yang ada, maka terpilihlah 11 kadinas dan eselon II/B lainnya untuk diproses. Mereka harus mulai dari proses saringan administratif yang lahir maksimal sekitar tahun 1963, sehingga masih punya cukup waktu jika menjadi Sekda.

‘’Mereka adalah Kadinkes Cucuk Heru Kusumo, Kadistan Supram Naryo, Kadisdukcapil Suprapto, Kakesbangpol Agus Cipto Waluyo, Kabakesbang SDM Siswanto, Kadis PPAKB Ani Indri Hastuti, Kadispar Titis Sri Djawoto, Asisten II Siti Maysaroch, Asisten III Sutarno yang juga Penjabat Sekda saat ini, Sekwan Sujarno, dan Kadis Dikbud Tarsa.’’

Mereka mengikuti seleksi sejak seleksi administrasi, membuat makalah, sampai pemaparan, sampai penelusuran rekam jejak yang semuanya terukur dan bisa dinilai. Sehingga panitia seleksi akan memiliki panduan yang mudah menentukan nilainya.

Setelah itu, panitia seleksi akan menentukan tiga terbaik yang akan diserahkan kepada Gubernur, dan hasilnya nanti satu orang akan dilantik sebagai Seka definitif.  Wewenang untuk itu selanjutnya ada di tangan Bupati sebagai pihak yang akan memakai jasa Sekda tersebut.

Halaman: 1 | 2

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here