Seleksi Ketat Sistem Zonasi 2019, Ribuan Siswa Terpental dari Sekolah Negeri

0
56
ppdb-surakarta
FOTO ILUSTRASI : Tribun

SOLO,suaramerdekasolo.comRibuan calon murid diperkirakan tidak bisa masuk ke sekolah negeri (SMA/SMK) di Kota Solo karena tidak lolos dalam verifikasi Sistem Zonasi 2019. Sekitar 1.200-1.600 siswa yang tidak lolos seleksi ini diminta legowo dan mendaftarkan ke sekola swasta.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, calon peserta didik baru ini tidak lolos verifikasi dikarenakan nilai ujian sekolah yang tidak baik dan jarak zonasinya terlalu jauh. Atas dasar inilah yang menyebabkan ribuan siswa ini harus segera mencari SMA/SMK swasta yang mutunya juga tidak akan kalah dengan sekolah negeri.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan VI, Suyanta Spd yang dihubungi suaramerdekasolo.com melalui telepon seluler, Rabu (3/7) membenarkan terkait proses seleksi yang diberlakukan sekolah terhadap calon peserta didik baru.
“Iya ada ribuan siswa yang harus mencari sekolah swasta baik SMK/SMA,” terang Suyanta
Menurut Suyanta, sekolah swasta di Kota Solo ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sekolah negeri. Hanya saja, hal ini tinggal kemauan anak dan tentu orang tua untuk tetap melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya.
“Sukses dan tidaknya calon siswa itu tidak bisa dipatok apakah siswa bersangkutan diterima di sekolah negeri atau tidak. Ini tinggal kemauan siswa dan bimbingan orang tua,” tegasnya.

Proses seleksi

Suyanta menegaskan, terbatasnya kuota SMA/SMK di Kota Solo ini memang tidak bisa dipungkiri. Sehingga ada calon siswa yang lolos seleksi dan ada yang tidak.
Terkait proses penerimaan siswa Dikatakan, proses seleksi dan verifikasi ini mutlak diperlukan untuk menyaring calon peserta didik yang benar-benar memenuhi persyaratan akademik dan domisilinya.
“Pihak sekolah pasti mengecek domisili siswa dengan melihat syarat-syarat administrasi (surat keterangan domisili-SKD) dan prestasi akademik. Bila calon siswa memenuhi persyaratan pasti lolos seleksi. Tapi kalau siswat tidak memenuhi persyaratan tersebut pastilah gugur. Alhamdulillah di Solo, proses penerimaan siswa baru SMA/SMK lancar,” imbuhnya. (Budi Santoso)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here