Wali Kota: PPDB Zonasi Tingkat SMA Tidak Adil

0
39
wali-kota-fx-hadi-rudyatmo
FOTO ILUSTRASI : suaramerdeka.com

SOLO, suaramerdekasolo.com– Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengkritisi proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) zonasi tingkat SMA dan SMK. Menurutnya, PPDB tersebut tidak menyiratkan keadilan bagi para siswa dari dalam Kota Solo. Pasalnya, banyak siswa dari Solo yang justru tidak dapat sekolah di Solo melainkan terlempar ke luar wilayah, seperti di Mojolaban, Sukoharjo dan juga di Karanganyar.

Rudy begitu akrab disapa menilai, sistem zonasi tingkat SMA seharusnya tidak begitu saja menerima siswa dari luar Solo. “Zonasi itu harus satu wilayah administrasinya selesai dulu baru bisa menampung dari wilayah lain. Kami bukan tidak mau menerima siswa dari daerah lain, kan ada prosentasenya,” terang Rudy, Rabu (4/7).

Rudy menambahkan, banyak mendapatkan keluhan dai orang tua siswa terutama yang ada di Kecamatan Pasar Kliwon. Hal ini disebabkan, karena siswa dari kecamatan tersebut tidak bisa bersekolah di Solo. Mereka kebanyakan terlempar ke luar Solo seperti di Mojolaban.

Maka dari itu, Rudy pun mendesak kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk membuat diskresi. Agar permaslaahan PPDB ini bisa segera diatasi. “Kami minta pak Gubernur membuat diskresi, kalau perlu yang ekstrim sekalipun tidak apa-apa. Katanya pembangunan berkeadilan, ini saya bangun sekolah tapi anak dari Solo malah tidak bisa tertampung. Ini kan yang dirugikan wong Solo,” beber Rudy.

Rudy juga menilai, keberadaan Surat Keterangan Domisili (SKD) hanya menjadi alat agar dapat tertampung di Solo. Padahal, SKD dinilainya tidak perlu. Untuk pendaftaran kata Rudy cukup menggunakan KK dan KTP sudah bisa mengetahui domisili.

“Yang bawa SKD itu paling hanya nunut enam bulan saja untuk bisa daftar di sekolah di Solo. Kalau pendaftaran cukup bawa KK dan KTP kan juga bisa diketahui domisilinya,” kata Rudy.

Rudy juga meminta agar Gubernur menginstruksikan kepada pihak sekolah agar melakukan pengecekan langsung ke rumah siswa yang mendaftar menggunakan SKD. “Kalau tidak, saya yang akan turun langsung untuk melakukan pengecekan SKD,” pungkas Rudy. (Ari Purnomo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here