Gara-gara Upgrade System, Pelayanan Pembuatan Paspor Tersendat

0
46
pelayanan-paspor-tersendat
FOTO ILUSTRASI

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Karena ada upgrage system pembuatan paspor dari pusat, akibatnya permohonan paspor menjadi sedikit terlambat. Sebab sistem baru ternyata juga perlu penyesuaian, tidak langsung lancar, sehingga paspor menjadi terlambat.

‘’Kadang sama-sama harinya mengajukan permohonan pembuatan paspor baru, empat orang baru selesai tiga, yang satu tersendat, kadang yang dua tersendat. Ini yang tidak tahu, kadang memunculkan protes, marah-marah, padahal itu bukan karena kami,’’ kata Wahyu Agus, Kasubsi Perijinan yang membawahi pembuatan paspor baru, Kamis (4/7).

Kepada suaramerdekasolo.com, dia mengatakan, sistem baru memang langsung diterapkan di semua perangkat, sehingga tanpa diujicobakan, tahu-tahu sistem sudah berubah. Akhirnya yang berhadapan langsung dengan pemohon ini yang kena getahnya.

Seringkali untuk memasukkan data pemohon masih harus bertanya-tanya, ini jadinya bagaimana dan selanjutnya seperti apa. Petugas satu sama laim saling bertanya. Kalau sudah mentok malah tanyanya ke Jakarta, ke operator sistem di pusat.

‘’Kalau sistem lama, bisa setiap tiga hari kerja dari pengajuan permohonan, paspor bisa jadi. Sekarang ini tidak menentu. Ada yangsampai tiga minggu baru jadi, ada yang epat tiga hari, ada yang malah bisa dua hari selesai, tergantung entri data dan bisa tidak nyantol ke sistem baru itu.

Ditanya tentang pengajuan paspor baru saat ini, Dacosta Pinto staf yang membidangi entri data dan photo pemohon paspor mengatakan, saat ini kantor Imigrasi di Colomadu dibatasi hanya sekitar150-200 paspor sehari. Sama dengan Kantor Imigrasi Solo Baru yang juga melayani 150 paspor baru.

‘’Paling banyak adalah pemohon paspor untuk wisata dan keperluan umroh, sedangkan untuk paspor Tenaga Kerja Indonesia (TKI) paling banyak 10 orang sehari. Imbas dari mahalnya harga tiket pesawat ternyata berimbas pula, banyak orang ke luar negeri daripada langsung ke Batam untuk berwisata,’’ kata dia.

Saat harga tiket murah, malah hanya sedikit yang pergi ke luar negeri. Tapi setelah harga tiket mahal, malah banyak. Sebab ternyata harga tiket dalam negeri malah mahal, sedangkan tiket luar negeri malah murah.

Orang Aceh, orang Medan, kalau ke Jakarta malah ke Singapore dulu sebab lebih murah tiket ke Singapore dari pada ke Jakarta langsung. Orang Yogya ke Batam mengeluh tiketnya lebih mahal dari Yogya – Singapore. Ini menyebabkan orang memilih berwisata langsung ke Singapore atau Malaysia.

Sedangkan umroh, saat ini memang menjadi trend orang memilih wisata sekaligus ibadah umroh. Sudah tidak ada selanya lagi. Begitu musim haji selesai, sudah langsung ada yang pergi umroh. Dulu bulan Maulud baru mulai sekarang tidak.

‘’Mereka sudah bersiap-siap sejak saat musim haji ini. Jadi saat ini pemohon paspor umroh tidak ada selanya, setiap hari mesti ada. Hanya karena ada upgrade sistem itu tolong masyarakat juga mengerti, bukan salah petugas jika tersendat,’’ kata dia.(joko dh)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here