Nguyen Belum Terkalahkan Harapan Indonesia Tertumpu Pada Pecatur Adi Sagita

0
32
kompetisi-catur-cepat-solo
KERAS : Pertandingan keras dilakoni pecatur dari 11 negara, yang mengikuti AJCC 2019 di Puri Kencono Ballroom Hotel Lor In, Colomadu, Karanganyar, Jumat (5/7). (suaramerdekasolo.com/Irfan Salafudin)
SOLO, suaramerdekasolo.com. Pecatur putra Anh Khoi Nguyen dari Vietnam masih bertengger di puncak klasemen sementara nomor catur standar Asian Juniors Chess Championship (AJCC) 2019. Dia memimpin dengan 5 poin dari lima babak pertandingan, karena belum terkalahkan sejak babak pertama. 
Sedangkan untuk putri, Sakshi Chitlange dari India memimpin klasemen dengan 4,5 poin, hasil dari lima kali pertandingan dengan empat kali menang dan sekali remis. 

Untuk pecatur Indonesia, harapan tertumpu pada Catur Adi Sagita yang mengantong 4 poin. Pada akhir babak kelima, Catur berada di posisi kedua dan berpeluang juara, jika tidak terkalahkan dalam empat pertandingan tersisa. 
Harapan juga tertumpu pada Daniel Hermawan Lumban Tobing yang mengantongi 3,5 poin yang berpeluang masuk ke peringkat atas, jika tidak terkalahkan dalam empat pertandingan tersisa. 

Tiga pecatur putri, yakni Diajeng Theresa Singgih, Ummi Fisabilillah dan Juwita Ardelia Sharfina juga diharapkan bisa masuk ke peringkat atas, karena sama-sama mengantongi 3 poin. Mereka masih berpeluang masuk peringkat atas, dari empat pertandingan tersisa. 

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Percasi Kristianus Liem mengatakan, empat babak terakhir menjadi penentuan bagi pecatur Indonesia, apakah bisa meraih prestasi memuaskan atau tidak. 
“Kalau bisa mengantongi 7 poin, sudah rangking juara. Kesempatannya ada, meski agak berat. Empat pertandingan tersisa harus menang semua, agar bisa mengantongi minimal 7 poin,” katanya, Jumat (5/7). 

Dari pengamatannya, pecatur Vietnam Anh Khoi Nguyen bisa memimpin klasemen karena memiliki kesabaran tinggi. 
“Kesabarannya luar biasa, dalam menghadapi lawan. Itu kualitas yang dia miliki. Lawannya kadang  punya langkah pembuka bagus, tapi dengan sabar Nguyen menahan serangan. Sampai lawannya tidak sabar, akhirnya kalah sendiri karena salah langkah. Nguyen ini satu-satunya pecatur putra yang mengantongi 5 poin,” jelasnya. 

Catur Adi Sagita, menurut pengamatan Liem, juga bermain bagus. Permainannya berkualitas, karena meski terdesak di tengah permainan, namun dengan elegan bisa membalikkan keadaan, hingga berhasil mengalahkan lawannya. 
Liem menambahkan, dari lima babak yang dipertandingkan, menurutnya seluruh pertandingan berjalan keras. Tiap pecatur mengeluarkan kemampuan terbaiknya. 

“Dan ini bagus untuk pecatur Indonesia yang diturunkan di AJCC 2019. Ada nilai plus, karena dalam proses pematangan mental dan kemampuan, perlu bertanding dengan lawan yang memiliki jam terbang tinggi,” imbuhnya. (Irfan Salafudin) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here