30-an Persen Jamaah Haji Indonesia Difasilitasi Fast Track

0
29
fasilitas-fast-track-haji-2019
FOTO ILUSTRASI (Darmawan/MCH2019)

MADINAH, suaramerdekasolo.com – Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara, Arsyad Hidayat membenarkan bila 70.000-an calon haji (calhaj) asal Indonesia mendapatkan fasilitas fast track atau jalur cepat keimigrasian. Hal tersebut sudah dirasakan di pintu kedatangan Bandara Amir Muhammad bin Abdulaziz, Madinah, Minggu, (07/07) seperti dirilis dari situs resmi Kemenag RI.
Dari catatan petugas, setidaknya ada lima kloter dari dua embarkasi yang akan menikmati layanan fast track.

“Jumlah jemaahnya 70 ribuan. Kalau dari total jemaah yang kita punya ya cukup banyak ya, 30 sampai 33 persen jemaah kita berangkat dengan fasilitas fast track,” ujarnya saat mengecek kesiapan gate fast track di Bandara Prince Mohammed Bin Abdulaziz Madinah, Minggu (07/07).

“Untuk tahun ini, fast track baru untuk jamaah haji dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede dan Embarkasi Jakarta-Bekasi. Mereka berasal dari Lampung, Banten, Jakarta, dan Jawa Barat,” kata Arsyad.

Layanan Fast Track ini dapat menghemat waktu jamaah setibanya di bandara tujuan. Sebab, tahapan pengecekan dokumen keimigrasian, seperti visa dan paspor, sudah dilakukan sejak di bandara asal. Fasilitas fast track baru terlayani di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Jakarta.

Sebab imigrasi Arab Saudi membuka konter di Bandara Soetta, dan melakukan pengecekan visa sebelum jamaah naik pesawat. Sehingg semua proses keimigrasian sudah selesai sejak masih di Bandara Soetta.

Arsyad, Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Djumali menambahkan, saat ini fast track hanya terfokus untuk Embarkasi Jakarta. Embarkasi lainnya masih belum bisa diterapkan lantaran adanya keterbatasan sumber daya manusia (SDM).

Untuk saat ini yang bisa diberikan sementara adalah semi fast track. Jamaah haji masih harus melalui proses Imigrasi tapi tidak mengurus bagasi. Koper jamaah haji telah ditangani oleh Maktab Wukala dan akan langsung diantarkan ke hotel.
Sementara itu, Kasie Transportasi Daker Bandara, Zainal Muttaqin mengatakan, untuk memastikan fast track berjalan lancar, pihaknya harus menghubungi Maktab Wukala setengah jam sebelum jamaah haji turun di bandara. Nantinya, Maktab Wukala yang memerintahkan Naqobah (organda Arab Saudi) untuk mengirimkan bus. “Semoga semuanya lancar,” katanya.(budi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here