Bupati Karanganyar Minta Mahasiswa KKN Beri Masukan

0
14
Kkn-mahasiswa-uns
MAHASISWA KKN – Mahasiswa KKN UNS saat diterima Bupati Karanganyar di aula Dinas PUPR Karanganyar, Selasa.(suaramerdekasolo.com/Joko DH)

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Bupati Juliyatmono meminta mahasiswa yang sedang Kuliah Kerja Nyata di beberapa desa di Karanganyar, Tawangmangu dan Mojogedang untuk bersikap jeli dan kritis untuk memberi masukan pada pemkab Karanganyar, berbagai hal yang menyangkut pelayanan pada masyarakat.

‘’Sebelum berakhir KKN nanti silahkan tulis barang satu atau dua lembar kertas berisi kritikan dan masukan yang baik untuk penyelenggaraan pelayanan pemerintah pada masyarakat, sampaikan ke Bupati langsung alamatnya, dan tidak usah diberi nama kalau anda tidak berkenan,’’ katadia saat penerimaan mahasiswa KKN UNS di aula Dinas PU Karanganyar, Selasa.

Dia percaya masukan mahasiswa justru original dan tidak tendensius, karena mereka melakukan kritik berdasar apa yang dialami setelah hampir dua bulan berada di lapangan. Karena itu Bupati merasa perlu daripada dia capek-capek melakukan survei.

Salah satu contoh masukan yang dia inginkan, misalnya pelayan masyarakat di desa ternyata jadul, sudah ketinggalan teknologi, lambat, dan seharusnya direformasi. Itu barangkali hal yang harus dilihat secara jeli oleh mahasiswa.

‘’Saya tunggu masukannya. Misalnya lagi soal jalan rusak di desa. Silahkan dikritik jika memang masih ada jalan yang tidak bagus. Atau sampah di lokasi wisata, yang mestinya cepat dikelola oleh petugas desa agar tidak memunculkan bau,’’ kata dia.

Masukan  lain soal produk unggulan yang mestinya bisa dibuat di desa namun masyarakat enggan, sebab sulit memasarkan. Atau masalah lain yang perlu ditulis. Semua masukan itu akan ditindaklanjuti dan jadi masukan untuk kebijakannya.

Hendro Martono pimpinan mahasiswa yang juga dosen pembimbing mengatakan, Karanganyar merupakan salah satu kabupaten yang menjadi favorit mahasiswa untuk ber-KKN. Terutama masasiswi sehingga 192 mahasiswa yang ber-KKN saat ini hampir 80 persen mahasiswi.

‘’Salah satu kekaguman kami adalah penerimaan langsung oleh Bupati di pendapa rumah dinas, sehingga mahasiswa menjadi sangat terhormat. Diterima dan dilepas langsung oleh Bupati, asalkan ada di tempat dan tidak sedang bepergian ke luar kota,’’ kata dia.

Karena itu dia mengaku hubungan dekat antara mahasiswa dengan Pemkab Karanganyar menjadikan Karanganyar termasuk menerima mahasiswa KKN terbesar dari UNS jika dibandingkan daerah lain.

Terhadap imbauan untuk mengkritik kebijakan pelayanan masyarakat itu, tentu mahasiswa akan mencoba mencermati dan meneliti sistem pelayanan masyarakat di desa. Setelah itu pasti akan disampaikan ke Bupati.(joko dh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here