Efek KLB Hepatitis A Pacitan, Lokasi KKN UNS Dipindah

0
40
kkn-mahasiswa-uns-dipindah
SIMBOLIS: Rektor UNS Prof Dr Jamal Wiwoho secara simbolis melepas 3.331 mahasiswa KKN ke 16 provinsi. (suaramerdekasolo.com/Evie Kusnindya)
SOL0 suaramerdekasolo.com -Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memindahkan dua lokasi pelaksanaan  Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2019 yang berada di wilayah KLB Hepatitis A di Kabupaten Pacitan. 
Kedua lokasi tersebut yakni di Kecamatan Arjosari dan Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan. Untuk pelaksanaan KKN lokasi dipindahkan ke Kecamatan Donorojo dan Pringkuku.
“Dua lokasi yang berada di daerah KLB Kami pindahkan ke Kecamatan Donorojo dan Pringkuku yang lumayan jauh dari lokasi KLB,” jelas Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)  UNS Prof Widodo saat mendampingi Rektor Prof Dr Jamal Wiwoho usai pelepasan 3.331 mahasiswa KKN Tematik periode XI di depan gedung rektorat 
Ia tak menampik cukup banyak orangtua mahasiswa yang takut dan khawatir ketika mengetahui lokasi KKN anaknya berada di daerah KLB.  
Berdasar informasi, sebagian orangtua ada yang mengirim surat keberatan anaknya ditempatkan di dua kecamatan yang masuk  daftar KLB Hepatitis A tersebut. Kekawatiran orangtua itu direspons LPPM dengan memindahkan ke daerah aman.
Ditambahkan Dr Pranoto, koordinator dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Pacitan, sebanyak  174 mahasiswa yang ditempatkan di Kecamatan Donorojo dan Pringkuku. Mereka tersebar di 18 desa.  Dua lokasi baru itu dinyatakan aman karena jaraknya sekitar 60 Km dari daerah KLB Hepatitis A.
Sementara itu,  Rektor Prof Dr Jamal Wiwoho mengemukakan terkait status Kejadian Luar Biasa (KLB) hepatitis A di Pacitan, Prof Jamal menegaskan bahwa lokasi KKN yang berada di Kabupaten Pacitan adalah lokasi aman. “Kami sudah memperoleh keterangan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan bahwa di Pacitan ada KLB hepatitis A. Namun dari Dinas Kesehatan Pacitan sudah memberikan rekomendasi kalau daerah yang digunakan untuk KKN UNS ini aman karena lokasinya sangat jauh dengan lokasi yang ditetapkan sebagai KLB,” ujar Prof Jamal. 
Dalam KKN Tematik Integratif kali ini sebanyak 3.331 mahasiswa disebar ke dalam 20 Kabupaten di Jawa Tengah, 9 Kabupaten di Jawa Timur, 4 kabupaten di Jawa Barat, 2 Kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta dan 20 Kabupaten di Luar Pulau Jawa. Total lokasi 317 Desa, 91 Kecamatan, 55 Kabupaten dan 16 Provinsi.(Evie Kusnindya) 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here