Petarung Kodrat Solo Raih Tujuh Emas

0
13
tarung-drajad-solo
BERLATIH: Sejumlah atlet pelajar tarung derajat Solo berlatih di kompleks Stadion Manahan, beberapa waktu lalu. (suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Boyolali Juara Umum Kejurprov

SOLO,suaramerdekasolo.com– Petarung-petarung Solo menggenggam tujuh medali emas, lima perak dan lima perunggu pada Kejurprov Tarung Derajat Jateng di Boyolali, Jumat-Minggu (5-7/7). Gelar juara umum disabet tim tuan rumah Boyolali yang mengemas delapan medali emas, sepuluh perak dan 14 perunggu.

Peringkat kedua ajang tersebut ditempati tim Demak dengan koleksi delapan emas, satu perak dan tiga perunggu. Sementara urutan ketiga diduduki kontingen Kendal yang mengemas tujuh medali emas, enam perak dan empat perunggu.

‘’Alhamdulillah tim kami mampu merebut tujuh emas. Sebab kami lebih banyak menurunkan atlet-atlet usia muda pada kejuaraan yang memperebutkan 58 medali emas tersebut,’’ kata pengurus Pengkot Keluarga Tarung Derajat (Kodrat) Solo, Joko Sriyanto, Rabu (10/7).

Simbol juara tim Kota Bengawan diraih Rozaki di kelompok pelajar SD putra usia 12-13 tahun,  Martino (13-14 tahun kelompok SMP putra) dan Triya (15-16 tahun kelompok SMP putri). Medali emas lainnya direbut pertarung di kelompok SMA, yakni Yoga (57,1-61 kg putra), Dliya (61,1-65 kg putra) dan Trisa. Seorang lagi atlet Solo yang merebut emas adalah Irawan di kategori pemula dewasa.

18 Atlet

Secara keseluruhan 18 atlet Kota Bengawan diturunkan dalam pertarungan tersebut. Menurut Joko, sebagian besar atlet yang dikirim adalah petarung-petarung muda di tingkat pelajar. Sebab, saat ini pihaknya memang berkonsentrasi mengembangkan olahraga tersebut di sekolah-sekolah, selain tetap melakukan pembinaan di tingkat dewasa.

‘’Kami memahami tentang pentingnya regenerasi atlet, sehingga bibit-bibit potensial sejak usia SD dilatih demi memacu potensinya,’’ tambah dia.

Hingga kini, terdapat tujuh satuan latihan (satlat) tarung derajat yang berada di bawah naungan Pengkot Solo. Satlat utama berada di kompleks Stadion Manahan, yang sekaligus merupakan sekretariat olahraga beladiri itu.

‘’Sosialisasi dan pengembangan tarung derajat ke sekolah-sekolah ditingkatkan, dengan pemikiran ke depan kami tidak akan kehabisan stok atlet-atlet andal,’’ tambahnya.(Setyo Wiypno)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here