Kasatlantas : Pelaku Tabrak Lari Agar Menyerahkan Diri

0
30
laka-maut-overpass-manahan
FOTO DIRI : Kasatlantas Polresta Surakarta, Kompol Busroni.(suaramerdekasolo.com/Sri Hartanto)

*Laka Maut di Overpass Manahan, Korban Tewas, Pengemudi Mobil Kabur

SOLO, suaramerdekasolo.comKecelakaan di overpass Manahan, Solo, Jawa Tengah yang diunggah melalui tayangan video menjadi perhatian masyarakat Solo dan sekitarnya. Pasalnya kecelakaan pada Senin (1/7) pagi, sekitar pukul 02.23 WIB, yang terekam kamera CCTV itu, pengemudi mobil warna putih melarikan diri setelah mobilnya menabrak motor yang mengakibatkan pengendaranya tewas di rumah sakit.

Kasus itu menurut Kasatlantas Polresta Surakarta, Kompol Busroni masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Perwira menengah berpangkat melati satu itu mengimbau agar pelaku yang menabrak korban hingga tewas segera menyerahkan diri.

”Mobil yang dikemudikan pelaku telah teridentifikasi. Jika tidak segera menyerahkan diri, kami terpaksa akan menangkapnya. Penangkapan tinggal menunggu waktu,” tegas Busroni mewakili Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, saat dikonfirmasi, Kamis (11/7).

 
Untuk mengidentifikasi mobil yang dikemudikan pelaku, lanjut Kasatlantas, telah diamankan 12 kamera CCTV yang tersebar di sejumlah lokasi yang dapat merekam sejak pelaku mengemudikan mobil dari Perempatan Gendengan hingga kaburnya pelaku mengendarai mobil warna putih.

”Untuk mengidentifikasi nomor polisi dari mobil yang dipakai pelaku, kami meminta bantuan Puslabkrim Mabes Polri untuk mendatangkan alat teknologi lanjutan yang lebih canggih untuk mendeteksi jenis mobil dan mengidentifikasi nomor polisi,” ungkap Busroni. 

Hukuman berat

 
Dari pada dihantui rasa bersalah yang terus menerus bergelanyut karena korban yang ditabrak meninggal dunia dan akan terus diburu polisi, Kasatlantas mendesak agar pelaku segera menyerahkan diri.  
 
Hal itu jika dilakukan, lanjut Busroni, dapat meringankan hukuman bagi pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di pengadilan. ”Namun kalau tidak segera menyerahkan diri, jika pelaku dapat kami tangkap secara paksa, penerapan hukuman akan lebih berat karena akan kami kenakan pasal berlapis. Pasal yang paling berat yakni pasal 310 ayat 4 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang pelanggaran aturan berlalu lintas di jalan dengan ancaman enam tahun penjara,” tandasnya.
 
Kasus kecelakaan tersebut sejak Rabu (10/7) malam, mulai viral setelah hasil rekaman CCTV diunggah di berbagai media sosial.

Kecelakaan maut di Overpass Manahan tersebut seperti yang terlihat dalam hasil rekaman CCTV, korban yang bernama Retnoning (54) warga Selembaran RT 03 RW 03, Serengan mengendarai sepeda motor AD-2499-ES dari arah barat. Begitu tiba di simpang tiga overpass, motor korban ditabrak oleh pelaku dari arah selatan. Usai menabrak korban, pelaku tidak lama kemudian kabur ke arah barat menyusuri Jalan Adi Sucipto Manahan disaat korban tergeletak di jalan dalam kondisi luka parah

Halaman: 1 | 2

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here