Sampai Juni, Baznas Salurkan Dana Zakat Rp 4,671 Miliar

0
9
target-zakat-karanganyar
FOTO Ilustrasi

KARANGANYAR,suaramerdekasolo.com – Sampai bulan Juni ini, Baznas Karanganyar sudah menyalurkan dana zakat sebanyak Rp 4,671 miliar, kepada 3.093 orang mustahik. Mereka terdiri dari 27 % kelompok fakir, 27 % termasuk kelompok miskin, dan 47 % masuk kategori sabilillah.

Hal itu dikemukakan Ketua Baznas Karanganyar Sugiyarso saat sarasehan di pendapa rumah dinas bupati, Kamis. Sampai bulan Juni lalu,  terkumpul dana zakat sebesar Rp 5,490 miliar. Sedangkan perolehan zakat pada Juni tercatat Rp 1,548 miliar dan Juli meski baru berjalan 10 harian, terkumpul Rp 1,083 miliar.

‘’Perolehan dana Juni cukup tinggi karena ada THR (tunjangan hari raya) sehingga ASN di Karanganyar membayar zakat dua kali dari biasanya.  Begitupun pada Juli, sudah mulai banyak ASN yang membayar zakat dari tunjangan penghasilan, meski belum semuanya.’’ Kata dia.

Baznas juga mulai merubah data penerima zakat seumur hidup yakni para warga tua renta yang hidup seorang diri karena tidak diurus keluarganya atau ada keluarganya namun sudah tidak mau memelihara karena faktor ekonomi juga faktor lain seperti rumahnya yang jauh dan tidak dilacak lagi.

Mereka setiap bulan mendapatkan tunjangan beras, telur, kecap, sabun, odol, sikat gigi dan juga kebutuhan hidup lainnya yang diberikan dalam wujud barang. Dan mereka menerima langsung karena meski dikoordinasi kades, namun saat dikunjungi untuk menerima tunjangan itu difoto dan lainnya untuk bukti.

Bantuan seumur hidup itu diberikan tiap bulan, sampai meninggal. Besarnya Rp 175.000. Sampai saat ini jumlahnya mencapai 1.063 orang, di antaranya 100 orang hanya terima bantuan beras saja yang dikoordinasikan oleh kelompok Majels Taklim Nurul Iman. Sedangkan yang 963 adalah penerima bantuan in natura seumur hidup.

Baznas juga membuat sumur air dalam untuk warga pelosok yang tidak terjangkai air PDAM sehingga mereka bisa tetap mendapatkan pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari. Ada 11 desa yang menerima, dan rata-rata ada sekitar 150-an warga yang bisa mendapatkan air.

Selain itu Baznas juga membantu para pedagang satai anjing yang mau beralih profesi untuk ganti berjualan unggas seperti daging ayam, bebek dan entog yang saat ini sedang ngetren di Karanganyar. Mereka sesuai kesepakatan dengan bupati menerima bantuan Rp 5 juta/orang, dan Baznas membantu yang dikategorikan miskin dan lainnya. Sedangkan yang nonmuslim didanai dari dana nonsyariah seperti bunga bank.

Halaman: 1 | 2

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here