Terjang 7 Kecamatan, Jalan Tol Solo-Jogja Wajib Hindari Cagar Budaya dan Sumber Air

makelar-lahan-tol-solo-yogyz
PETA JALUR: Kadus I Desa Senden, Kecamatan Ngawen, Awal Setiawan menunjukkan peta jalur tol dari tim survei. (suaramerdekasolo.com/Achmad H)

KLATEN,suaramerdekasolo.comBagi warga Klaten, sumber air abadi menjadi salah satu aset yang sangat penting. Mata air yang bersumber dari Gunung Merapi ini menjadi tulang pungung perekonomian dan budaya warga dari generasi ke generasi.

Itulah mengapa adanya rencana pembangunan jalan tol Solo-Jogja memantik kekhawatiran salah satu aset sangat berharga penduduk lokal ini terusik, termasuk di dalam cagar budaya.

 Sehingg proyek nasional yang merupakan lanjutan dari proyek tol Trans Jawa ini diharapkan tidak mematikan sumber air atau mata air yang berceceran di wilayah Klaten.

Berdasarkan informasi yang dihimpun suaramerdekasolo.com, pembangunan jalan bebas hambatan yang menghubungkan Kota Solo dan Kota Yogyakarta ini lahan sekitar 300 hektare. Kalkulasi ini akan berdampak pada ketersediaan lahan yang diperkirakan akan menerjang 38 desa di kabupaten berjulu bersinar ini.

Bupati Klaten, Sri Mulyani dalam sebuah kesempatan mengatakan, Klaten sebagai salah satu kabupaten yang paling banyak terkena dampak tol.

“Ini proyek strategis nasional dan menjadi kebijakan Presiden. Gubernur sudah menyetujui. Saya selaku bupati ikut mendukung walaupun memang berat,” kata dia.
Bupati membeberkan kebutuhan lahan 300 hektare ini bakalan menyebar mulai dari Tulung, Polanharjo, Ngawen, Kebonarum, Karangnongko, dan Prambanan.

Pemkab Klaten memberikan kepastian pembangunan jalan tol Solo-Jogja tidak akan melewati wilayah Klaten yang memiliki area sumber air yang berpotensi merusak keberadaan mata air tersebut. Namun Pemkab Klaten meyakini pemerintah pusat sudah mempertimbangkan hal itu.

Kabid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Klaten, Pandu Wirabangsa mengungkapkan, pemerintah memastikan rencana ruas jalan tol Solo-Jogja tak bakal melewati kawasan cagar budaya dan sumber mata air

“Pasti pemerintah pusat sudah memperhitungkan dengan menghindari sumber air. Karena sumber air berkaitan dengan kehidupan,” kata dia.

Sementara data lain menyebutkan, total panjang ruas jalan tol Solo-Jogja mencapai 92,86 km. Panjang tol di Klaten mencapai 28,9 km. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here