Aparat Keamanan Terpaksa Pulangkan Ratusan Suporter Persebaya

0
79
suporter-persebaya-dipulang
SENJATA TAJAM: Kasat Sabhara AKP Edi Sukamto dan Kasubag Humas Iptu Suharto mengamankan senjata tajam dari suporter yang melintas di Jl Yogya-Solo, Jumat (12/7). (suaramerdekasolo.com/Achmad H)

*Kedapatan Senjata Tajam dan Miras 

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Sekitar 400 orang suporter pendukung Persebaya, Surabaya dipulangkan paksa jajaran Polres Klaten, Jumat (12/7). Suporter yang hendak menyaksikan laga Persebaya melawan PSS Sleman di Yogyakarta itu saat dirazia ditemukan membawa berbagai benda berbahaya.

” Kami mengamankan tiga senjata tajam dan minuman keras serta sabuk,” kata Kasat Sabhara Polres Klaten AKP Edi Sukamto saat razia, Jumat (12/7) siang mewakili Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi.

Razia dilakukan sejak pagi di sepanjang Jl Yogya-Solo. Semua truk diperiksa dan ditemukan para suporter yang menumpang. Sebagian mengenakan kaos serta syal bertuliskan Bonek dan Persebaya. Para suporter dikumpulkan di dekat terminal Penggung, Kecamatan Ceper.

Satu persatu dari mereka digeledah. Mulai dari pakaian, identitas, tas dan barang bawaan lain. Petugas mengamankan samurai, celurit, badik pisau dapur, obeng, besi pengungkit, miras, lem kalengan, sabuk, gitar dan lainya. Dari para suporter banyak yang tidak membawa kartu identitas. Bahkan ada yang tidak membawa bekal uang.

Mereka yang membawa uang besarnya hanya di bawah Rp 50.000. Kasat Sabhara mengatakan mereka yang membawa senjata tajam dan miras diamankan untuk didalami. Sementara yang lain dipulangkan kembali ke Jawa Timur dengan truk secara estafet. Jumlah suporter yang diamankan pada Jumat (12/7) lebih dari 350 orang.

Di Perbatasan

Sementara saat dini hari, kata Kasat Sabhara, yang diamankan mencapai 150 orang. Semua suporter itu sudah dikembalikan ke wilayah timur. Jajaran Polres Klaten tetap akan merazia dan melarang para suporter melintas, terutama yang membawa barang berbahaya yang berpotensi mengganggu Kamtibmas.

Razia akan terus dilakukan di sepanjang Jl Yogya-Solo, mulai perbatasan timur sampai barat di perbatasan Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Jumlah personel yang dilibatkan razia mencapai 50 orang ditambah dari Polsek jajaran di semua wilayah. Kasubag Humas Polres Klaten, Iptu Suharto mengatakan mayoritas suporter anak-anak remaja bahkan ada yang di bawah umur. Ada juga yang wanita. ” Sangat disayangkan, mau nonton sepak bola kok membawa sajam,” ungkapnya.

Razia besar-besaran itu sempat menarik perhatian para pengguna jalan. Lalu-lintas sempat padat sebab menjadi tontonan pengguna jalan. Yosi, salah seorang suporter yang membawa samurai mengaku benda itu bukan miliknya. Senjata tajam itu milik temannya yang dimasukan tas. Tas itu kemudian dititipkan kepadanya dibawa ke Yogyakarta. ” Bukan milik saya,” kilahnya. Laga Persebaya melawan PSS Sleman menurut informasi baru akan dilaksanakan Sabtu (13/7) sore. Pertandingan itu dalam rangka laga Liga I. (Achmad H)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here