Pemuda Asal Carikan Sabet Juara Nasional Lomba Vlog

0
45
JUARA I : Andhika Bagas Dirgantoro menerima piagam juara I dari Kementrian LHK terkait dengan karya videonya tentang sampah di Jakarta. (Suaramerdekasolo.com/dok)

SUKOHARJO,suaramerdeksolo.com – Andhika Bagas Dirgantoro (18), pemuda asal Carikan Sukoharjo, berhasil menyabet juara 1 lomba video blog (vlog) Hari Peduli Sampah Nasional yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Ditemui di Sukoharjo, Andhika menceritakan proses pembuatan vlog yang berhasil meraih juara 1 tingkat nasional. Video berdurasi tiga menit dengan menggunakan bahasa Jawa tersebut dikemas dalam waktu tujuh hari pada bulan puasa lalu.
Andhika yang tinggal di Carikan RT 3/5, Tegalharjo, Sukoharjo ini berhasil menyingkirkan 100 video kontestan lain. Melalui video berdurasi tiga menit tersebut, dia memperlihatkan di tempat sampah, bak sampah, gerobak sampah serta truk pengangkut sampah yang selalu penuh. Dari situ dia kemudian penasaran kemana muara sampah-sampah itu dibuang, yaitu di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mojorejo, Bendosari.
Ternyata di sana ada 140 ton sampah/hari. Sampah-sampah itu ditimbun dengan tanah dan dibakar. “Dari situ saya tertarik membuat vlog sampah yang menyasar pada tiap individu. Bahwa kesadaran pengelolaan sampah dimulai dari diri sendiri,” katanya.
“Awalnya saya iseng buka-buka instagram. Dari salah satu akun, di dapatnya info mengenai lomba vlog KLHK. Akhirny abuat dan kirim,” kenang Andhika.
Tepat pada 3 Juli ketika ia sedang mengurus studinya di Institut Kesenian Jakarta, KLHK menghubunginya dan menjelaskan dia masuk tiga besar vlog terbaik. Akhirnya 5 Juli lalu dia dinobatkan sebagai juara 1 kategori vlog. Piagam penghargaan diberikan oleh Dirjen PSLB3 KLHK Rosa Vivien Ratnawati. “Dapat uang pembinaan sebesar Rp 7,5 juta dan camera GoPro 7.”
Satu pesan yang ingin disampaikan melalui vlog tersebut adalah, membangun kesadaran masyarakat. Sebab jumlah sampah makin hari meningkat. Pemrintah sudah berusaha mengurangi dengan berbagai kebijakan, tetapi jika masyarakatnya tidak sadar dan melakukan tindakan, program pemerintah hanya sia-sia.Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukoharjo Agustinus Setiyono mengapresiasi karya vlog Andhika tersebut. Pihaknya juga mengaku akan menggunakan video tersebut sebagai kampanye untuk mengurangi sampah.
“Kami berusaha agar masyarakat mengurangi sampah mulai dari hulu yaitu dari diri sendiri. Agar pembuangan ke TPA juga berkurang. Harapannya vlog ini bisa disebarkan agar masyarakat bisa meminimalisir sampah dan peduli pada pengelolaan sampah,” jelas Agus. (Heru susilo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here