Jelang Ketok Lonceng Tirtonadi Fight 2019, Pengelola Terminal Siapkan Areal Parkir Khusus Pengunjung

tirtonadi-fight-2019-3
ARENA PERTANDINGAN : Penyelenggara Tirtonadi Fight 2019 sudah mempersiapkan arena pertandingan di areal timur Terminal Tirtonadi Solo, Jateng, Sabtu (13/7). (suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)

 

#Tampung 1.000 Kendaraan Pengunjung

SOLO,suaramerdekasolo.com – Pertandingan tinju, badminton, sepakbola adalah tiga dari sekian banyak cabang olahraga yang sangat digandrungi rakyat Indonesia dari berbagai lapisan.
Manakala kompetisi itu digelar dengan menampilkan atlet-atlet, kesebelasan, sasana kenamaan, maka pemirsanya tidak bisa dibilang kecil, pasti membludak.

Lalu bagimana jadinya bila olahraga kegemaran rakyat ini dihelat di terminal, gratis pula !
Tentu saja, animo penonton akan membludak. Masyarakat senang mendapatkan tontonan yang gratis dan menghibur.

Nah, ajang Tirtonadi Fight 2019 yang akan digelar pekan depan di Terminal Tipe A Tirtonadi Surakarta akan menyajikan hal-hal menarik tersebut.
Kompetisi tinju berbagi kelas pertandingan dengan kehadiran atlet kenamaan dan bakat muda bakal menjadi perbincangan akar rumput.

Digelar beberapa hari di lantai atas areal parkir Terminal Tirtonadi Solo dan gratis. Itu artinya tontonan ini tak boleh dilepas begitu saja karena mengasyikkan.

Tirtonadi Fight 2019 sebagai pertandingan tinju tingkat Provinsi Jateng akbar yang pertama kalinya di gelar di areal parkir terminal dan mungkin saja satu-satunya di dunia dan Indonesia diprediksi bakal menorehkan beberapa catatan sejarah.

Korlap Perawatan dan Kebersihan Terminal Tipe A Tirtonadi Solo sekaligus pengarah ajang tinju, Kondang Sri Lanang sudah mengetahui, pertarungan tinju yang memakai lokasi areal parkir lantai atas terminal menjadi perbincangan hangat publik. Dia dan pihak panita penyelenggara memperkirakan ratusan sampai ribuan masyarakat akan berbondong-bondong menyaksikannya.
Guna menampung kehadiran penonton, pengelola terminal sudah membuka akses areal lantai dua bagian barat terminal sebagai area parkir.
“Kami sudah siapkan areal parkir yang bisa menampung 1.000 kendaraan sekaligus,” terang Kondang.

Siapkan skenario

Kondang menjelaskan akses keluar masuk penonton, tamu undangan, atlet dan ofisial sudah disiapkan melalui jalur khusus, Termasuk proses sirkulasi kendaraan dan penonton yang akan melihat tinju. Pihaknya yakin skenario-skenario yang disiapkan matang itu, pada saat pelaksanaan pertandingan digelar tidak akan mengganggu aktivitas penumpang dan keluar masuk bus yang menjadi fungis natural terminal.
“Jadi seluruh aktivitas gelaran tinju tetap di lantai atas. Lantai bawah, aktivitas penumpang dan sirkulasi bus seperti hari-hari biasa.”

Kondang menjelaskan, areal parkir atas sisi timur selain sebagai lokasi utama tinju. Di sana dirikan stan-stan kuliner dan UMKM. Pada bagian baratnya tetap dijadilan areal parkir dan keluar masuk penonton.

Sementara itu, Kepala Satker Terminal Tipe A Tirtonadi Surakarta Joko Sutriyanto menbahkan perhelatan tinju di terminal merupakan upaya satker memfasilitasi potensi di sekitar terminal.
Selain itu, kompetisi olahraga ini juga digelar untuk mencari bibit-bibit petinju lokal.
“Selain dari sisi prestasi keolahragaan tercapai, dari sisi sosialisasi dan peran fungsi terminal juga tercapai agar masyarakat kembali masuk terminal dan memakai alat transportasi bu,” imbuh Joko. (Budi Santoso)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here