BAGAS, Game Aplikasi Keselamatan Lalu Lintas Diluncurkan Dishub Solo

0
36
aplikasi-bagas-dishub-surakarta
PELUNCURAN GAME : Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo (dua dari kiri) menyaksikan langsung peluncuran aplikasi keselamatan lalu lintas dalam acara HUT ke-9 Solo Car Free Day di Jalan Slamet Riyadi, Minggu (14/7).(suaramerdekasolo.com/Yusuf Gunawan)

SOLO,suaramerdekasolo.com – Kota Solo resmi memiliki aplikasi keren dalam bidang keselamatan berlalu lintas. Aplikasi bernama ‘Teman Bagas’ yang memiliki kepanjangan tertib aman, berbudaya dan beraya untuk selamat sudah bisa diakses masyarakat luas.

Pada saat peringatan HUT ke-9 Solo Car Free Day (SCFD) yang digelar di Jalan Slamet Riyadi, Minggu (14/7). Aplikasi yang dikelola tim kreatif Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkot Surakarta diluncurkan disaksikan Wali Kota -Wakil Wali Kota FX Hadi Rudyatmo-Achmad Purnomo, jajaran SKPD Pemkot Surakarta, Dinas Perhubungan, perwakilan Muspida, pengusaha transportasi, tamu undangan.

Dari bentuk permainan Teman Bagas ini terlihat sederhana dan mudah dicerna. Inti permainaan ini adalah para pemain game, diberikan tantangan untuk mencari bendera yang sudah ditentuan. Hanya saja, tahapan untuk mendapatkan bendera yang dicari, pemain harus melalui ujian-ujian yang dikemas dalam kegiatan sebagai pejalan kaki, pengendara sepeda motor dan kendaraan pribadi di jalan raya.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dihub Surakarta, Ari Wibowo menjelaskan, latar permainan mengambila tempat city wide kota dengan tampilan gedung, jalan kota, trotroar, prasarana lalu lintas dan kendaraan di jalan raya

Mengasyikan

Para pemain game ini akan berperan sebagai ”BAGAS” dan akan bermain dalam 4 level bertahap sampai akhir.Level-level itu sebagai pejalan kaki, naik bus Batik Solo Trans, diboncengkan sepeda motor dan duduk di samping pengemudi mobil
“Dalam melakukan perjalanan disertai tantangan mencari bendera dimana setiap bendera ada pertanyaannya dan bila benar akan mendapatkan poin.

Dalam mencari bendera juga ada reward and punishmen dalam melakukan perjalanan berupa koin, bila mengikuti aturan maka mendapat poin (+10) bila melanggar atruan lalu lintas dikurangi poin (-10),” terang Ari singkat.

Ari berharap aplikasi game ini diminati masyarakat dari berbagai kalangan.
Terobosan yang dilakukan Dishub ini juga diharapkan menjadi ajang/media sosialisasi keselamatan jalan bagi usia anak-anak.

“Tujuan lain adalah mengurangi dampak game online ke anak-anak (PUBG, free fire, mobile legend dll). Game ini sebagai media baru yang kreatif dan menarik dalam sosialisasi keselamatan jalan kepada anak-anak. Serta menjauhkan anak-anak dari game-game yang bukan untuk usianya dan adiktif (kecanduan).”

Fafa pengunjung SCFD mengaku tertarik dengan game baru keluaran Dishub ini. Ia berharap game-game unik dan mendidik ini terus diciptakan.
“Semoga saja menarik gamenya, tidak memakan memori dan asik buat bermain,” harapnya. (Budi Santoso)

Halaman: 1 | 2

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here