Ini Alasan Mantan Dekan FH UNS Daftar Calon Komisioner KPK

0
kpk-tangkap-tangan-bupati-kudus
FOTO ILUSTRASI

SOLO suaramerdekasolo.comMantan Dekan Fakultas Hukum UNS Prof Dr Supanto mendaftar ke Panitia Seleksi KPK pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (4/7/) lalu.

Pakar hukum pidana UNS tersebut mengemukakan alasan ia mendaftat sebagai komisioner di KPK. 

Supanto mengaku niatnya mendaftarkan diri dalam seleksi tersebut termotivasi oleh berbagai tantangan yang dilontarkan masyarakat bahwa akademisi hanya bisa berkutat sebatas teori dan konsep pemberantasan korupsi. Namun tidak bisa masuk dalam dunia praktiknya. Ia tertantang membuktikan akademisi tidak hanya mengusai teori, namun juga praktik.
 
Sebagai dosen, terbiasa mengajar materi tentang korupsi sama seperti yang diujikan. Kalau secara ilmu pengetahuan, saya menguasai. “Tapi kalau secara praktik, saya hanya terbiasa menjadi saksi ahli. Maka persiapan yang dilakukan ya belajar kembali,” ceritanya.
 
Dalam makalah yang ia tulis saat melampirkan berkas pendaftaran, Supanto mengklaim konsep pemberantasan korupsi bukan berarti memenjarakan pelaku. Sebab, dalam konsep penanggulangan kejahatan ada politik kriminal, penal dan nonpenal. Politik kriminal ini, menurutnya harus terintegrasi dengan kebijakan kesejahteraan. Ini yang ia tawarkan sebagai konsep pengembangan akselerasi KPK dalam memberantas korupsi.
 
“Upaya KPK, penindakan, pencegahan, dan pembinaan harus bersama-sama berjalan. Kita tidak hanya memidana, ada aspek pencegahan. Secara teoritis juga memang hukum pidana itu tidak penting, karena ada istilah ultimum remidium. Kalau upaya lain dilakukan tidak berhasil, baru dengan hukum pidana,” jelasnya.(Evie Kusnindya) 

Tinggalkan Pesan