Kecapekan, Warga Tulungagung Meninggal di Teras Musala SPBU Dawung

0
kecapekan-tewas-di-spbu
FOTO ILUSTRASI
KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com. Diduga terkena serangan jantung dan kecapekan, Achmad Noor Cholis, meninggal saat beristirahat di teras musala SPBU Dawung di Desa Kemiri, Kecamatan Kebakkramat, Senin (15/7) pukul 11.30. 
Warga Dukuh Bancaan RT 3 RW 3 Desa Mojosari, Kecamatan Kauman, Tulungagung ini sedianya akan menuju ke Solo, dengan naik sepeda motor Yamaha AG 6774 RCK. 

Informasi yang dihimpun, bermula saat pria 57 tahun ini datang ke SPBU Dawung sekira pukul 10.30, untuk mengisi bahan bakar kendaraannya. Usai mengisi bahan bakar, korban kemudian memarkir kendaraannya di parkiran, lalu istirahat di teras musala. 

Karsono, karyawan SPBU yang menjadi saksi peristiwa, sempat bertanya pada korban hendak menuju ke mana. “Korban mengatakan akan ke Solo untuk menjenguk anaknya,” kata Kapolsek Kebakkramat AKP Sutami, menjelaskan kronologis peristiwa. 

Korban kemudian menuju toilet, setelah itu kembali duduk di teras musala. “Korban dan saksi Karsono sempat ngobrol, sebelum saksi melanjutkan pekerjaannya menyiram tanaman di barat musala,” jelas Kapolsek. 

Selang 20 menit, Karsono melihat Achmad terlentang di teras dengan napas tersengal-sengal. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke kantor SPBU. Kusuma Astuti, karyawan SPBU, bersama Karsono kemudian mengecek korban, yang kondisinya masih telentang dengan napas tersengal-sengal. 
Pihak SPBU sempat menghubungi rumah sakit terdekat, namun kesulitan mendapatkan ambulans. Selanjutnya, pihak SPBU melapor ke Polsek Kebakkramat. Mendapat laporan tersebut, polisi mendatangi lokasi peristiwa bersama tenaga medis. Saat dicek, korban sudah meninggal.  

“Dari pemeriksaan dokter Puskesmas Kebakkramat 1, diduga korban meninggal karena kecapekan dan mengalami serangan jantung. Korban selanjutnya dibawa ke RSUD Karanganyar untuk penanganan lebih lanjut. Keluarga korban juga sudah dihubungi,” tutur Kapolsek. (Irfan Salafudin) 

Tinggalkan Pesan