Lantai Atas Terminal untuk Duel 174 Petinju

ring-tinju-tirtonadi-fight-2019
RING: Petugas menyiapkan kelengkapan ring tinju di lantai atas Terminal Bus Tirtonadi Solo, Senin (15/7) siang. Ring akan digunakan Kejurprov Tinju Amatir Tirtonadi Fight I/2019 hingga Sabtu (20/7). (suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

 

*Kejurov Tinju Tirtonadi Fight I/2019

SOLO,suaramedkasolo.com – Sasana Sparta Tirtonadi Boxing Camp yang didukung Pengprov Persatuan Tinju Amatir Nasional (Pertina) Jateng mendirikan ring di lantai atas Terminal Bus Tirtonadi Solo guna menggelar Kejurprov Tinju Jateng, Senin-Sabtu (15-20/7). Ring tersebut menjadi ajang adu jotos 174 petinju dari berbagai daerah yang terbagi dalam kategori pra-junior, junior, youth dan elite.

‘’Pertandingan setiap hari dimulai pukul 16.00 hingga malam. Masyarakat bisa menonton pertandingan secara gratis,’’ kata ketua pelaksana kejurprov, Jonathan ‘’Gembong’’ Prasetyo Nugroho.

Selain itu, penumpang bus yang turun di terminal Tipe A tersebut bisa mendapatkan tontonan gratis, demikian pula penumpang kereta api dari Stasiun Solo Balapan yang pindah angkutan bus ke terminal. Sebab, arena pertandingan didirikan tak jauh dari pintu sky bridge yang menghubungkan terminal dan stasiun tersebut.

‘’Kami memang membuka area parkir lantai atas yang luas dan belum banyak digunakan ini, agar bisa dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat, termasuk olahraga,’’ tutur koordinator Satuan Kerja Terminal Tirtonadi, Joko Sutriyanto.

Sempat Menolak

Ketua Harian Pengprov Pertina Jateng Soedjatmiko mengungkapkan, pihaknya sempat menolak rencana menggelar kejurprov tinju di terminal. Faktor lalu-lalang penumpang dan kru angkutan umum yang biasa terjadi di terminal-terminal pada umumnya, menjadi pertimbangan alasan penolakannya.

‘’Tapi setelah mengetahui langsung situasi dan kondisi Terminal Tirtonadi, saya langsung oke. Ternyata terminalnya kayak bandara, tertib dan punya area sangat luas di lantai atas,’’ ungkap dia.

Yang menurutnya juga menarik, pihak pengelola terminal tetap memfasilitasi jika ajang yang sama kembali digelar di lokasi tersebut, pada tahun berikutnya. ‘’Sangat menarik, karena pengelola terminal akan tetap mendukung kalau tahun depan kejuaraan ini ditingkatkan menjadi skala nasional,’’ tuturnya, didampingi Ketua Komisi Teknik dan Pertandingan, Parlindungan Manik.(Setyo Wiyono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here