KTP ELektronik Bakal Gantikan Kartu Mahasiswa UNS

data-mahasiswa-e-ktp
DISKUSI: Terkait kerjasama UNS dengan Ditjen Dukcapil, Biro Akademik Universitas Sebelas Maret (UNS)menggelar Focuss Group Discussion Inovasi Pemanfaatan Single Identity Identity Number (SIN) Pengelolaan Data Akademik di UNS Inn. (suaramerdekasolo.com/Evie Kusnindya)

SOLO,suaramerdekasolo.comMahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta ke depan tak perlu lagi memiliki kartu mahasiswa. Data kemahasiswaan mereka akan tercakup dalam kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Kampus yang berlokasi di Kentingan tersebut merupakan perguruan tinggi pertama yang bakal menerapkan KTP elektronik sebagai kartu mahasiswa.    

“Arahnya KTP elektronik nanti menjadi identitas tunggal mahasiswa.Data akademik mereka akan disinkronisasi ke dalam e-KTP sehingga untuk mengakses semuanya tinggal menggunakan kartu tersebut. Kartu mahasiswa nantinya hanya berkait dengan urusan pembayaran,” kata Wakil Rektor I Bidang Akademik UNS Prof Dr Muhammad Yunus.

Dikemukakan, dengan adanya sinkronisasi data e-KTP dengan data mahasiswa diharapkan menjadi filter menghindari adanya data ganda. Selain itu, akses data mahasiswa dengan e- KTP akan memudahkan masyarakat memantau informasi kegiatan akademis mahasiswa di UNS.  

Sinkronisasi data akademik maupun kemahasiswaan tersebut menurut Prof Yunus merupakan kerjasama antara Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.Kerjasama tersebut menurutnya diawali dengan sinkronisasi data kemahasiswaan dari UNS dengan data e-KTP.

Identitas tunggal

Ketua Panitia FGD Inovasi Pemanfaatan Single Identity Identity  Number (SIN) pengelolaan data akademik Widyatmoko menambahkan salah satu hal yang krusial untuk dilakukan pembenahan adalah belum otimalnya   penyajiannya pengelolaan data mahasiswa. Adanya kesalahan-kesalahan entri saat masuk menjadi mahasiswa berakibat tidak sinkronnya informasi data di masing-masing bagian. Karena itu dengan adanya sinkronisasi eKTP dengan data akademik mahasiswa tersebut tidak akan terjadi data ganda maupun kesalahan data.

Saat ini, lanjutnya, data mahasiswa aktif sudah dikirimkan ke UNS pada Ditjen Dukcapil Kemendagri untuk disinkronkan dengan data e-KTP. Selanjutnya, data-data yang sudah disinkronkan akan dikembalikan ke UNS untuk dikonfirmasi pada mahasiswa yang bersangkutan.

Dia menyebut, dengan adanya KTP sebagai identitas tunggal yang mencakup data kependidikan, mahasiswa akan lebih diuntungkan. Sebab data-data ganda maupun kesalahan data dapat dihindari. Selain itu ke depan, saat mereka menjadi alumni dan memerlukan legalisasi ijazah dan lainnya mereka tak perlu ke kampus. Cukup mengakses data melalui e-KTP di manapun mereka berada. (Evie Kusnindya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here