Pesilat Solo Jadi Salah Satu Andalan

kejuaraan-internasional-perguruan-silat-Tapak-Suci
BERLATIH: Pesilat Solo Nadia Haq Umami berlatih di tempat pelatda IPSI Jateng kawasan Gonilan, Colomadu, beberapa waktu lalu. (suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

 

*Ajang Dunia Perguruan Tapak Suci

SOLO,suaramerdekasolo.com  – Pesilat Solo Nadia Haq Umami menjadi salah satu andalan tim Indonesia pada kejuaraan internasional perguruan silat Tapak Suci I/2019. Ajang adu tangguh para pesilat dari berbagai negara tersebut rencananya diselenggarakan di GOR Sritex Arena Solo, 1-5 September mendatang.

Nadia saat ini merupakan penghuni pelatnas SEA Games Filipina 2019, bersama dua pesilat lain perguruan tersebut. ‘’Tiga atlet tapak suci yang sekarang di pelatnas, tentu jadi andalan.  Yakni Iqbal Chandra Pratama (Kaltim) dan Nadia Haq Umami (Jateng) di kategori tanding, serta Bimo Aryo (DKI Jakarta) di nomor seni,’’ kata penanggung jawab kejuaraan, Rony Syaifullah, Rabu (17/7).

Pria yang juga mantan pelatih timnas pencak silat pada Asian Games 2018 itu berharap, ketiga pesilat itu mampu meraih gelar juara pada pesta olahraga Asia Tenggara di Filipina mendatang. Namun sebagai ajang pemanasan, mereka juga diharapkan bisa tampil maksimal pada ajang dunia pesilat-pesilat Tapak Suci di Solo nanti.

Seleksi

Ketua panitia pelaksana kejuaraan, Wiwoho Aji Santoso mengungkapkan, event yang diberi label kejuaraan dunia tersebut, khusus bagi Indonesia akan diwakili pimpinan wilayah-wilayah provinsi. Khusus Jateng, seleksi atlet telah dilaksanakan pada Sabtu-Minggu (13-14/7) lalu.

‘’Persaingan bakal sengit, terutama pada kategori seni. Sebab estimasi kami, sekitar 400 pesilat dari berbagai negara akan hadir,’’ tutur pria yang juga Ketua Tapak Suci Putra Muhammadiyah Jateng tersebut.  

Beberapa negara yang menyatakan akan mengirimkan pesilatnya antara lain Belanda, Prancis, Jerman, Brunei Darussalam, Timor Leste, Malaysia, Aljazair, Libanon, Taiwan dan Mesir. ‘’Semoga dukungan Tapak Suci dari berbagai negara itu bisa turut membawa pencak silat menuju olimpiade,’’ tambahnya.

Kejuaraan tersebut merupakan rangkaian awal kegiatan Muktamar Ke-48 Muhammadiyah yang akan dipusatkan di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada 2020. Rektor UMS Sofyan Anif berharap, ajang itu dapat sekaligus membawa nama UMS ke berbagai belahan dunia.(D11)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here