Tembus ITT, Cindy Ganti Buru Cross Country

pembalap-solo7
MEMACU SEPEDA: Pembalap Solo Annisa Destein Cindy Qiawati memacu sepedanya di lintasan cross country kawasan Pedaringan, Jebres, beberapa waktu lalu.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

 

*Pra-PON Balap Sepeda di Lubuk Linggau

SOLO,suaramerdekasolo.comPembalap sepeda Solo, Annisa Destein Cindy Qiawati menembus nomor individual time trial (ITT) putri pada Pra-PON di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Siswa SMAN 7 Surakarta itu berada di peringkat sepuluh pada ajang yang dikemas dalam bentuk kejurnas pada Sabtu (13/7) lalu.

Dia mencatatkan waktu 34 menit 11,31 detik untuk menyelesaikan jalur sepanjang 20 kilometer di ajang tersebut. Peringkat pertama diduduki Liontin Evangelina Setiawan (DI Yogyakarta) dengan cacatan waktu 31 menit 20,10 detik.

Sementara itu pembalap Boyolali Terry Yudha finish di urutan ke tujuh nomor individual road race (IRR) putra. Pada lomba yang digelar Senin (15/7), Terry membutuhkan waktu tiga jam 4,16 menit guna menyelesaikan adu kebut sepanjang 123,7 kilometer tersebut.

‘’Cindy dan Terry sudah pasti lolos dan meraih tiket PON Papua 2020 untuk masing-masing nomor yang telah diikutinya,’’ kata asisten pelatih tim balap sepeda Pra-PON Jateng, Agus Sadiyanto, Rabu (17/7).

pembalap-solo8
JELANG PEMANASAN: Pembalap Solo Annisa Destein Cindy Qiawati dan Shindu Ardiyanto mengapit asisten pelatih tim balap sepeda Jateng Agus Sadiyanto jelang pemanasan di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, Rabu (17/7). (suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

Kondisi Fit

Kendati telah lolos, Cindy tetap bersiap diri untuk kembali bersaing di arena lain Pra-PON di Lubuk Linggau. Saat ini, dia ganti berkonsentrasi guna persiapan memburu tiket nomor cross country yang rencananya diselenggarakan, Jumat (19/7). Pada seleksi tim Jateng di Purwokerto, beberapa bulan lalu, Cindy memang menjadi yang tercepat di nomor ITT dan cross country.

Tak hanya Cindy. Pembalap putra Kota Bengawan, Shindu Ardiyanto juga bakal turut bersaing di lintasan off road itu, dalam perburuan tiket menuju pesta olahraga empat tahunan nasional mendatang.

‘’Baik Cindy maupun Shindu saat ini dalam kondisi fit. Keduanya siap bersaing untuk menyodok peringkat atas di nomor cross country,’’ ujar Agus yang juga pelatih Pengkot Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Solo.

Atlet-atlet muda balap sepeda Solo dan sekitarnya bergabung dalam latihan tim Jateng, sejak 27 Juni lalu. Mereka yang berumur maksimal 20 tahun menjalani training camp (TC) di Semarang, sebelum bersaing dalam Pra-PON di Lubuk Linggau.(Setyo Wiyono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here