UNS Kali Pertama Uji Tim Voli Duduk

voli-duduk4
GAME: Para atlet pelatnas voli duduk National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) menjalani game dalam latihan di gedung olahraga Baturan, Colomadu, pekan lalu. (suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

 

*Bakal Latih Tanding di Baturan

SOLO,suaramerdekasolo.com  Tim mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) akan menjadi skuad pertama yang akan menguji kemampuan tim pelatnas voli duduk Nasional Paralympic Committee Indonesia (NPCI). Latih tanding tersebut dijadwalkan berlangsung di markas training camp (TC) tim pelatnas, gedung olahraga Baturan, Colomadu, pekan depan.

‘’Harinya belum dipastikan, tetapi skedul sparring partner-nya pekan depan. Itu merupakan laga uji coba pertama bagi tim pelatnas yang diproyeksikan menghadapi ASEAN Para Games (APG) Filipina 2019,’’ kata pelatih pelatnas voli duduk NPCI, Deddy Whinata, Rabu (17/7).

Tim pelatnas yang diperkuat dua pemain asal Solo, Murdiyan dan Raharjo tersebut menjalani TC di Kota Bengawan sejak awal Mei lalu. Mereka digembleng dengan berbagai materi latihan, setiap pagi dan sore.

‘’Kondisi fisik anak-anak sudah lumayan bagus. Daya tahan tubuhnya juga semakin baik. Sekarang fase latihan tim sudah memasuki tahap persiapan khusus,’’ kata Deddy yang juga dosen Fakultas Keolahragaan (FKor) UNS tersebut.

voli-duduk5

Pembenahan

Kendati demikian, teknik dan strategi permainan para atlet voli duduk tersebut menurutnya masih butuh banyak pembenahan. Beberapa kekurangan terutama dalam penerimaan bola pertama (recieved), passing dan blok.

‘’Recieved dan passing yang dilakukan masih sering kurang akurat. Hal tersebut bisa menyulitkan setting serangan yang dibangun untuk mematikan lawan,’’ ujar sang pelatih.

Menurut Deddy, kekompakan dan kerja sama awak timnya kian solid. Maka secara umum, materi yang selama ini ditempakan terhadap tim yang ditargetkan meraih medali emas di Filipina itu, bakal dicermati kemampuannya dalam latih tanding.

‘’Melalui latih tanding, tentu kelemahan-kelemahan yang ada lebih terlihat sehingga dapat segera kami benahi,’’ ujar doktor lulusan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) itu.

Pada partai latih tanding nanti, tim mahasiswa akan mengikuti peraturan permainan dalam voli duduk. Mereka harus mengikuti segala ketentuan, termasuk tidak boleh mengangkat pantat saat melakukan spike atau blok, serta melakukan penyelamatan bola.(Setyo Wiyono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here