Dipilih Terbanyak Kedua oleh Netizen, Prof Jamal Wiwoho: Saya di UNS saja

0
223
rektor-UNS-Prof-Dr-Jamal-Wiwoho
Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Prof Dr Jamal Wiwoho masuk sebagai kandidat calon wali kota (Cawalkot) dalam situs PollingKita.com. (suaramerdekasolo.com/Evie Kusnindya)
*Masuk Bursa Kandidat Calon Wali Kota Solo
 
SOLO Suaramerdekasolo.com – Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Prof Dr Jamal Wiwoho masuk sebagai kandidat calon wali kota (Cawalkot) dalam situs PollingKita.com. Dalam polling bertajuk ”Pascaditunjuknya FX Hadi Rudyatmo sebagai Ketua DPC PDI-Perjuangan Periode 2019-2024 Kota Surakarta, Kandidat Cawalkot Kota Surakarta di luar struktur partai, Siapa Jagomu?” itu, Rektor yang menjabat belum ada setahun itu masuk sebagai nama-nama kandidat cawalkot bersama sejumlah tokoh lain dari luar struktur partai.
 
Dalam situs tersebut, terdapat nama sejumlah pengusaha Solo seperti Haryanto (Gareng), Dewanto (DanarHadi), Hengky Herendra (Pecel Solo), Sumartono Hadinoto (PMS), Haryadi (Joglosemar). Selain Prof Jamal, nama akademisi lain yang juga muncul adalah mantan Rektor UMS Prof Bambang Setiaji. Selain itu terdapat nama seperti Hilmi Achmad Sakdilah (mantan aktivis PC NU),  Purwono (aktivis partai) dan Subari (PD Muhammadiyah).
 
Dari sejumlah nama tersebut, hingga Kamis (18/7) sore, Prof Jamal memperoleh suara terbanyak kedua dengan 22,5 persen dalam polling yang melibatkan pilihan netizen tersebut.  Tempat pertama ditempati Hengky Herendra dengan 30,2 persen pemilih netizen dan tempat ketiga Sumartono Hadinoto dengan 15,4 pemilih.  
nama-nama lain perolehan suaranya masih di bawah 10 persen hingga Kamis (18/7) pukul 18.00.
 
Menanggapi namanya yang cukup tinggi elektabilitasnya, Prof Jamal yang dihubungi hanya menanggapi dengan guyonan. Ketika ditanya lebih lanjut apakah pihaknya berniat menyeriusi jika dipinang untuk menjadi kandidat Cawalkot, dia menegaskan jika ingin tetap di UNS saja.  Beberapa kali dia menyebut jika amanah untuk memimpin UNS membutuhkan konsentrasi penuh karena tengah memasuki masa transisi menjadi perguruan tinggi negeri berbadan hukum atau PTNBH. 
 
Jika kabar bakal ada yang hendak meminang terealisasi bagaimana? ”Itu kabar burung cucakrowo saya ya?  hehe,” jawabnya dengan bercanda melalui pesan singkat WA.(Evie Kusnindya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here