Aliansi Masyarakat Madani Jaring Cawawali di Tiga Wilayah

0
225
ketua-aliansi-masyarakat-madani-muhammad-dai
FOTO DIRI : Ketua Aliansi Masyarakat Madani, Muhammad Dai. (suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)

 

*Di Solo, Nama-Nama Baru Bermunculan

SOLO,suaramerdekasolo.com -Aliansi Masyarakat Madani (AMM) yang beranggotakan kalangan akademisi, pengusaha, profesional dan berbagai latar belakang di Eks Karesidenan Surakarta merilis sejumlah nama-nama yang diproyeksikan bisa mewarnai pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Solo 2020.
Nama-nama itu antara lain, Joko Riyanto pengurus ormas, Muhammad Taufiq SH MH advokat, Bambang Setiaji dari akademisi, Muhammad Dai kalangan muda/akademisi, Abah Kasoem (agamawan).

Ketua Aliansi Masyarakat Madani Muhammad Dai ditemui wartawan di Pabelan, Jumat (29/7) mengungkapkan, nama-nama tersebut dimunculkan oleh sejumlah pihak termasuk pegiat AMM yang ikut menyoroti suksesi kepala daerah di Kota Solo 2020 mendatang. AMM terus melakukan penjaringan termasuk survei-survei guna menjaring bakal calon wali kota dan wakil wali kota.
“Mengenai nama-nama, kami dari AMM menjaring nama yang cocok. Ada nama-nama baru yang baru dimunculkan. Tokoh yang muncul Joko Riyanto, Dr Bambang Setiaji, Abah Kasoem, Muhammad Taufiq SH MH, dan Muhammad Dai, dan ini terus berkembang,” terang Dai.

Dai mengungkpakan, penjaringan yang digelarnya akan terus berlanjut sampai dua bulan mendatang. Pada September 2019 diharapkan sudah memuncul nama untuk berkompetisi dalam pilkada. Menurutnya, aspirasi berupa nama-nama yang disiapkan maju dalam pilkada ini disampaikan saluran yang sesuai melalui parpol. Jika parpol yang memiliki hak mengajukan nama cawali-cawawali tidak bisa menerima usulan ini dimungkinkan AMM akan mendorong melalui jalur independen.

“Bila perlu melalui jalur independen, kenapa tidak.”

Dai menuturkan, Kepimpinan Solo harus dinamis. Calon yang diajukan juga harus dinamis. Menurutnya kepemimpinan di Solo sejak Joko Widodo menjadi sebagai wali kota sampai saat ini didominasi oleh PDI Perjuangan.

“Semestinya Solo butuh pimpinan baru, bisa mengakselrasi Solo lebih baik ke depan, dari sisi apapun. Pimpinan juga harus tubuh dari bawah,” tegasnya.

Solo dinamis

Lebih lanjut Dai menjelaskan, aspek ekonomi dan aspek lain di Kota Solo dinamis. Solo menjadi barometer pertumbuhan ekonomi indonesa. Solo menjadi magnet besar, ini menjadi triger agar Solo berkembang, sebab menutur saya Solo stagnan.
Dari sisi poltik, Solo juga harus dinamis tapi konstitusional. Dari era Jokowi menjadi wali kota sampai sekarang, PDI perjuangan terus memimpin.

“Nah, AMM menyodorkan adanya perubahan, penyegaran tapi tetap konstitusional dengan memunculkan wajah baru ini,” tandasnya.

Terkait komunikasi dengan partai politik tertentu, Dai menjelaskan AMM mendorong Gerindra, PKS, PAN, ada aspirasi seperti ini. Apakah dengan PDI P bisa dilakukan komunikasi politik, tentu saja hal ini memungkinkan selama platformnya sama yakni Solo harus bersahabat jangan keberpihakan dengan kalangan-kalangan tertentu.
Dikatakan, AMM terus melakukan survei, penjaringan-penjaringan nama. Nama yang muncul ditawarkan ke parpol, meskipun parpol punya nama-nama sendiri.

“Apabila nama sudah mengkrucut, dan parpol punya nama sendiri, maka bisa perlu diptempuh jalur independen. Kami mencoba mendorong dari jalur independen. Kami mensimulasikan pasangan dalam bentuk paket. Figur yang ditonjolkan tentu gabungan yang mengetahui peta politik Solo, dan figur memajukan Solo, mengayomi masyarakat Solo.

pilkada-solo-2020-2
Teguh Prakoso, Sekretaris DPC PDI Perjuangan sekaligus Ketua DPRD Kota Surakarta. (suaramerdekasolo.com/Budi Santoso)

Sementara itu Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta Teguh Prakosa menegaskan, wacana nama-nama calon AD 1 dan AD 2 yang maju dari PDI Perjuangan sudah pasti satu paket. Selain meraih kemenangan mutlak pada pemilu 2019, PDI Perjuangan juga mendominasi di legislatif.
“Pesan Pak Rudy (Ketua DPC PDI Perjuangan FX Hadi Rudyatmo-red), partai harus punya paket (cawali cawawali) sendiri. Oleh karenanya saat ini kami juga terus melakukan penjaringan di internal partai dulu,” imbuhya. (Budi Santoso)


Nama baru calon pemimpin yang diuslkan maju Pilkada 2020

Penjaringan Aliansi Masyarakat Madani
– Joko Riyanto pengurus ormas,
– Muhammad Taufiq SH MH advokat,
– Bambang Setiaji akademisi,
– Muhammad Dai kalangan muda/akademisi,
– Abah Kasoem (agamawan).

Politisi/pengusaha yang siap maju
– Supriyanto, Ketua DPC Partai Demokrat
– Abdullah AA, Ketua DPC Partai Hanura
– KRAT Henry Indraguna, pengusaha/caleg Partai Perindo.
– BRM Kusuma Putra, pengusaha Deklarator relawan Jokowi Amin Daulat Indonesia (JADI)

Nama dari internal PDIP
– Achmad Purnomo, birokrat/Wakil Wali Kota Surakarta
– Teguh Prakoso, Ketua DPRD Surakarta

Sumber : Hasil Rangkuman Wawancara/Dokumen suaramerdekasolo.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here