Disdikbud Karanganyar Mencatat 132 Ruang Kelas SD-SMP Rusak Berat

hari-pertama-masuk-sekolah
FOTO ILUSTRASI

KARANGANYAR, suaramerdekasolo.com. Sejumlah ruang kegiatan belajar mengajar (KBM) SD dan SMP di Karanganyar, baik negeri maupun swasta, dalam kondisi rusak berat. 
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar mencatat, ada 132 ruang KBM yang rusak berat. Kerusakan rata-rata berada di bagian atap dan dinding. 

“Untuk yang SD, ada 50 ruangan yang rusak berat, sementara untuk SMP ada 82 ruangan,” kata Sekretaris Disdikbud Karanganyar Agus Haryanto, Jumat (19/7). 

Data tersebut, menurutnya, berdasarkan laporan dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan di tingkat kecamatan. Dari pengecekan Disdikbud, ruangan yang dilaporkan rusak tersebut kondisinya memang memprihatinkan dan belum tersentuh perbaikan. 
Meski demikian, ruangan tersebut masih digunakan untuk KBM. “Kami mengimbau pada sekolah, agar berhati-hati. Mengantisipasi segala kemungkinan,” tuturnya.  

Agus belum bisa memastikan, kapan ruangan-ruangan kelas yang rusak berat tersebut bisa diperbaiki. Sebab, kemampuan anggaran pemerintah daerah terbatas. 
“Jika mampu, tentu dianggaran untuk perbaikannya. Tapi bertahap, tidak bisa serentak semuanya,” katanya. 

Agus menambahkan, secara keseluruhan, di Karanganyar terdapat 80 SMP negeri dan swasta. Di dalamnya, selain terdapat ruangan yang rusak berat, terdapat pula 618 ruang kelas yang rusak ringan dan 29 rusak sedang. 

Sedangkan untuk SD, ada 500 sekolah negeri dan swasta. Terdapat 2.039 ruang kelas SD yang rusak ringan dan 173 ruang rusak sedang. (Irfan Salafudin) 

 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here